Salah satu faktor pendukung terwujudnya opini WTP selain Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas juga harus didukung oleh laporan yang transparan dan akuntabel dengan menggunakan aplikasi yang mampu menghasilkan laporan keuangan yang akurat dan andal.

Sehingga Pemerintah Kabupaten Luwu menganggap perlu melakukan kerja sama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sulawesi Selatan dengan penggunaan aplikasi FMIS atau Financial Management Information System.

“Aplikasi FMIS yang dikembangkan oleh BPKP ini kami rasa sangat membantu tidak hanya pada proses penganggaran tapi sampal pada proses penatausahaan,” ujar Sekda Luwu.

Sebagai salah satu upaya dalam rangka melakukan percepatan penyusunan LKPD Pemerintah Kabupaten Luwu, mengundang dan melakukan kerjasama dengan BPKP Provinsi Sulawesi Selatan untuk melakukan coaching clinic penatausahaan keuangan tahun anggaran 2023 dan penyusunan LKPD tahun anggaran 2022.

“Mengingat pentingnya kegiatan coaching clinic ini diharapkan kepada seluruh peserta untuk dapat mengikuti seluruh kegiatan dan materi dengan sungguh-sungguh dan dapat secara proaktif untuk bertanya apabila ada kendala selama proses coaching clinic ini berlangsung,” ujarnya.

“Kami ucapkan banyak terima kasih kepada Kepala BPKP Provinsi Sulawesi Selatan beserta tim teknis yang ditugaskan untuk mendampingi kegiatan ini serta mohon maaf atas segala kekurangan,” tutup mantan Kepala BKPSDM ini.