IPMS dan IPMR Buka Suara, Tambang Ancam Pangan, Ekonomi, dan Budaya

MAKASSAR, Kapitanews.id — Ikatan Pemuda Mahasiswa Rampi (IPMR) dan Ikatan Pemuda Mahasiswa Seko (IPMS) buka suara soal keberadaan korporasi perusahaan tambang yang ada di Kecamatan Rampi dan Seko saat konferensi pers di Hotel Remcy Makassar. Jumat (29/10/22) kemarin.

Kehadiran perusahaan dalam hal ini PT Kalla Arebamma, di Kecamatan Rampi dengan luas wilayah konsesi 12.010 Hektare yang izin produksinya diterbitkan pada tahun 2017 lalu akan menjadi ancaman besar bagi masyarakat Rampi.

banner 336x280

Ketua IPMR, Ramon mengatakan kehadiran mereka dalam jumpa pers tersebut menjelaskan tentang aktivitas masyarakat di Rampi, sejak dahulu hingga sekarang masyarakat Rampi hanya menggantungkan kehidupan meraka kepada alam dengan mengelola sumber daya alam dengan berbagai cara yang dilakukan sejak turun temurun dan sampai saat ini alam mereka masih terjaga.

Masyarakat mengelola lahan pertanian, perkebunan, dan beternak sampai saat ini itu masih dilakukan. Di Rampi masih terjaga keseimbangan ekosistemnya, mata rantai makanan masih teratur dengan melihat masyarakat tidak menggunakan bahan kimia, hewan-hewan yang masih berkembang biak termasuk hewan langka yang ada di Sulawesi yaitu Anoa masih dapat ditemui di Rampi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *