LUTIM, Kapitanews.com – PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) melalui Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa, yang merupakan bagian dari grup MIND ID, menggelar operasi katarak gratis untuk masyarakat Kolaka. Kegiatan ini dilaksanakan di Klinik Mata Kolaka, dengan melibatkan 20 pasien dari berbagai wilayah di Kabupaten Kolaka.
Program ini bertujuan mendukung penurunan angka kebutaan akibat katarak di Indonesia.
Berdasarkan data dari Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami), katarak menjadi penyebab utama gangguan penglihatan di Indonesia, dengan kontribusi hingga 81,2%. Kondisi ini tak hanya memengaruhi kesehatan, tetapi juga produktivitas masyarakat.
Menurut Head of Project IGP Pomalaa, Mohammad Rifai, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PT Vale dalam mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya poin ketiga: Good Health and Well-being.
“Operasi katarak ini adalah wujud nyata komitmen kami untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Keberlanjutan bukan hanya bagian dari strategi perusahaan, tetapi telah menjadi budaya dalam setiap kegiatan kami,” ujar Rifai saat memberikan sambutan pembukaan.
Ia juga menjelaskan bahwa program ini dilakukan secara terintegrasi, mulai dari skrining awal, pemeriksaan medis, hingga operasi dan perawatan pascaoperasi. Pendampingan intensif diberikan kepada pasien hingga mereka benar-benar pulih.
“Katarak dapat diatasi melalui operasi sederhana, tetapi akses terhadap layanan ini masih terbatas bagi masyarakat tertentu. Dengan program ini, kami berharap para pasien dapat kembali melihat dengan jelas dan menjalani hidup yang lebih produktif,” tambah Rifai.
Program ini mendapat apresiasi luas dari berbagai pihak. Direktur Klinik Mata Kolaka, Muhammad Rizal Azis, menyebut bahwa kolaborasi seperti ini sangat membantu masyarakat Kolaka yang membutuhkan.
“Masih banyak penderita katarak yang belum memiliki akses untuk menjalani operasi. Semoga program ini menjadi inspirasi bagi lebih banyak pihak untuk turut membantu menurunkan angka kebutaan di Indonesia,” ujar Rizal.
Hal serupa disampaikan oleh Staf Ahli Bupati Kolaka, Hasimin, yang memuji kepedulian sosial PT Vale terhadap kesehatan masyarakat.
“Kegiatan ini menunjukkan komitmen nyata PT Vale dalam mendukung pelayanan sosial bagi masyarakat Kolaka. Kami sangat mengapresiasi langkah ini, karena manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.
Salah satu pasien, Nuriamin Hamir, merasa bersyukur dapat mengikuti program ini.
“Terima kasih kepada PT Vale atas kesempatan ini. Saya berharap setelah operasi, saya bisa kembali melihat dengan jelas dan menjalani hidup normal,” ungkapnya dengan penuh haru.
Program operasi katarak gratis ini merupakan bagian dari inisiatif Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang dijalankan oleh PT Vale.
Sebagai bentuk komitmen terhadap kesehatan masyarakat, PT Vale berencana menjadikan program ini sebagai kegiatan rutin tahunan.
Melalui upaya ini, PT Vale berharap dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi kesehatan, produktivitas, dan kualitas hidup masyarakat, sekaligus mendorong lebih banyak pihak untuk berkontribusi dalam menurunkan angka kebutaan akibat katarak di Indonesia.
