Didominasi Surat Berharga, Harta Prabowo Subianto Capai Rp2.066 Triliun

NASIONAL, Kapitanews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi telah merilis data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Berdasarkan publikasi tersebut, total kekayaan orang nomor satu di Indonesia itu kini tercatat menembus angka lebih dari Rp2 triliun.

Angka pasti harta kekayaan Prabowo yang tertuang dalam laporan periodik 2025 adalah sebesar Rp2.066.764.868.191.

Data kekayaan ini telah dilaporkan secara resmi pada tanggal 31 Maret 2026 dan kini sudah dapat diakses oleh masyarakat luas melalui portal transparansi elhkpn.kpk.go.id.

“LHKPN Bapak Presiden sudah diverifikasi, lengkap dan saat ini sudah dipublikasikan. Sebagai bentuk transparansi, masyarakat bisa mengakses secara terbuka melalui laman elhkpn.kpk.go.id,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo di Jakarta pada Selasa (11/05/2026), seperti dikutip dari Kompas.

Budi menambahkan bahwa langkah kepatuhan dan transparansi pelaporan yang ditunjukkan oleh Presiden ini diharapkan mampu menjadi “teladan positif bagi para pejabat publik dalam upaya pencegahan korupsi”.

Jika dikomparasi dengan periode tahun sebelumnya, harta kekayaan mantan Menteri Pertahanan ini mengalami lonjakan senilai Rp4,5 miliar (tepatnya Rp4.523.855.500). Pada laporan periodik tahun 2024, total kekayaan yang dimilikinya masih berada di angka Rp2.062.241.012.691.

Rincian Aset Triliunan: Surat Berharga Jadi Penyumbang Terbesar

Dari total kekayaan yang mencapai dua triliun tersebut, penyumbang nilai aset terbesar bagi Prabowo ternyata berasal dari kepemilikan surat berharga.

Nilai investasi dalam instrumen surat berharga ini tercatat mendominasi dengan besaran mencapai Rp1.677.239.000.000 atau sekitar Rp1,67 triliun. Selain itu, ia juga memiliki aset kas dan setara kas yang bernilai Rp48.044.251.191.

Komponen kekayaan lain yang cukup masif adalah aset berupa tanah dan bangunan. Total nilai properti yang dimiliki Prabowo mencapai Rp323.758.593.500. Aset properti ini meliputi 10 bidang tanah dan bangunan yang seluruhnya tersebar di kawasan strategis Jakarta Selatan dan Bogor.

  • Aset paling bernilai adalah tanah dan bangunan seluas 8.365 m2/2.175 m2 di Jakarta Selatan senilai Rp178.400.575.000.
  • Ia juga tercatat memiliki hamparan tanah kosong terluas yang mencapai 48.970 meter persegi di wilayah Bogor dengan taksiran nilai Rp10.000.000.000.

Koleksi Kendaraan dan Harta Bergerak Lainnya

Untuk urusan mobilitas, garasi Prabowo diisi oleh ragam koleksi kendaraan roda empat dan roda dua. Ia melaporkan kepemilikan alat transportasi dan mesin senilai total Rp1.258.500.000.

Koleksi tersebut terdiri dari tujuh unit mobil, yang di antaranya adalah Toyota Alphard (2005) senilai Rp400.000.000, Honda CR-V (2007) Rp130.000.000, Toyota Lexus (2002) Rp400.000.000, Mitsubishi Pajero (2000) Rp175.000.000, serta tiga unit Land Cruiser/Land Rover Jeep dari berbagai tahun.

Terdapat pula satu unit sepeda motor merek Suzuki buatan tahun 2002 dengan taksiran harga Rp3.500.000.

Melengkapi daftar kekayaannya, Ketua Umum Partai Gerindra ini juga mendaftarkan kepemilikan “harta bergerak lainnya” dengan nilai yang mencapai Rp16.464.523.500.

Menariknya, dari seluruh rincian aset triliunan tersebut, KPK mencatat bahwa Presiden Prabowo Subianto berstatus nihil utang atau sama sekali tidak memiliki tanggungan utang sepeser pun.