Dinsos Palopo Gelar Pembentukan dan Sosialisasi Kampung Siaga Bencana

PALOPO, Kapitanews.com – Kepala Dinas Sosial Kota Palopo, Zulkifli, resmi membuka Pembentukan dan Sosialisasi Kampung Siaga Bencana (KSB) Kota Palopo Tahun 2025 di Aula Ratona Kantor Wali Kota Palopo, Rabu (19/11/2025).

Dalam sambutannya, ia menjelaskan bahwa KSB pertama kali dibentuk pada 2023 di Kecamatan Telluwanua dan hingga kini masih aktif membantu penanganan kebencanaan, bahkan turut terlibat dalam respons di kecamatan lain.

“Inilah tujuan KSB, bagaimana masyarakat bisa memahami langkah penanganan bencana sehingga OPD terkait dapat terbantu dengan hadirnya Forum KSB,” tutur Zulkifli.

Ia menyebutkan bahwa Palopo kerap dilanda sejumlah bencana seperti banjir, angin kencang yang menumbangkan pohon, hingga tanah longsor.

“Kami sangat respek terhadap rekan-rekan pejuang kemanusiaan di KSB dan mengapresiasi kolaborasi Pemerintah Kota Palopo dalam penanganan bencana,” tambahnya.

Perwakilan Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan, Herman, menegaskan bahwa KSB menjadi program nasional bagi daerah yang memiliki potensi bencana untuk memperkuat mitigasi dan respons cepat.

“Kesiapsiagaan ini akan membentuk koordinasi yang efektif antara Kemensos, Dinas Sosial, dan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Kementerian Sosial RI, Muh Haykal Al-Hasni, menjelaskan bahwa Kota Palopo telah dua kali mendapatkan pelatihan KSB. Ia berharap seluruh kecamatan dan kelurahan ke depan dapat turut berpartisipasi.

“Tujuannya agar masyarakat dapat terlibat langsung dalam pencegahan maupun penanganan bencana, baik alam maupun non alam,” terangnya.

Haykal menambahkan, pelatihan KSB tidak hanya bersifat formalitas, tetapi memberikan keterampilan yang spesifik sesuai fungsi relawan.

“Ada yang bertugas di dapur umum, ada di bagian evakuasi dan sebagainya. Pelatihan ini berlangsung tiga hari hingga Jumat,” jelasnya.

Pembukaan kegiatan ditandai dengan penyematan tanda peserta oleh Kepala Dinas Sosial Kota Palopo.

Turut hadir perwakilan Kementerian Sosial RI, Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan, Camat Wara dan Wara Timur, lurah se-Kecamatan Wara dan Wara Timur, serta para peserta pelatihan KSB.