PALOPO, Kapitanews.id — Pemerintah telah mengeluarkan pernyataan bahwa bencana yang terjadi di Kota Palopo tak ada anggaran yang disiapkan. Hal tersebut diungkapkan oleh Wali Kota Palopo, Drs. H. M Judas Amis dalam forum musyawarah bersama DPRD Kota Palopo dan beberapa pemerintah kecamatan yang terdampak banjir.
Ketua BPH Forum Pencinta Alam (FORPA) Palopo, Sumardin mengatakan penggalangan yang dilakukan untuk membantu korban bencana banjir yang terdampak di Kecamatan Telluwanua.
Selain penggalangan dana di jalan, mereka juga menyasar para pedagang yang ada di Pasar Pusat Niaga Palopo (PNP).
“Para pedagang turut antusias membantu, memberikan sumbangan untuk membantu warga yang terdampak,” ujarnya.
Hingga hari ini, FORPA masih melakukan aksi penggalangan dan hingga besok, sementara beberapa tim lapangan sudah melakukan penyaluran bantuan di beberapa titik baik di wilayah hulu maupun di wilayah hilir.
“Kondisi masyarakat yang terdampak bencana alam sangat membutuhkan uluran tangan kita, selait kondisi rumah yang rusak, lahan pertanian, perkebunan, dan tambak yang rusak karena dihantam banjir, mereka juga kesulitan air bersih,” jelas Sumardin.
