Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Sulsel, Imran Jausi, menyampaikan dibukanya kerjasama dengan buyer menandakan keseriusan pemerintah dalam program pengembangan Pisang Cavendish.
“Satu langkah pasti dalam upaya Pemprov Sulsel, mengembangkan komoditi pisang, yakni membuka pasar pada komoditi pisang ke daerah lain yang tidak hanya skala lokal tapi juga mancanegara,” ujarnya.
Imran berharap melalui kerjasama ini, hasil panen petani mendapatkan pasar dengan harga tinggi yang dapat memenuhi kebutuhan domestik bahkan internasional tentunya dengan memperhatikan aspek kualitas.
Kepala Dinas Perdagangan Sulsel, H Ahmadi Akil, menambahkan kan, Sulsel memiliki infrastruktur perdagangan yang sangat memadai. Memiliki pelabuhan Makassar dan Bandar Udara Sultan Hasanuddin, yang menjadi jalur perdagangan representatif.
“Pelabuhan Makassar, merupakan yang terbesar di luar pulau Jawa. Tentunya memiliki kapasitas pelabuhan telah melayani perdagangan domestik dan internasional secara langsung,” tambahnya.(Chaeruddin)
“Sedangkan untuk Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, juga telah melayani perdagangan domestik maupun internasional secara langsung. Sehingga produk ekspor Sulsel memiliki nilai dagang yang tinggi di pasar internasional,” tutupnya.
Baca juga berita di Google News
