Hadapi Dampak El Nino, Calon Direksi PDAM Palopo Dituntut Punya Kemampuan Mitigasi Iklim

MAKASSAR, Kapitanews.com – Ancaman krisis air baku akibat perubahan iklim menjadi sorotan utama dalam proses seleksi Direksi Perumda Air Minum Tirta Mangkaluku Kota Palopo (PDAM Palopo.red).

Dalam Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang digelar 22–23 April 2026, Panitia Seleksi menegaskan pentingnya menghadirkan sosok pemimpin visioner dan profesional untuk menjawab tantangan tersebut.

banner 336x280

Seleksi yang berlangsung di Hotel Grand Maleo Makassar ini dibuka langsung oleh Wali Kota Palopo, Naili.

Dari total 15 pendaftar, sebanyak 13 kandidat dinyatakan lolos administrasi dan berhak mengikuti tahapan UKK.

Panitia seleksi dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, bersama unsur akademisi, asosiasi air minum, dan pemerintah daerah.

Jufri menegaskan, proses UKK tidak sekadar memilih pejabat struktural, melainkan mencari pemimpin yang mampu menjamin keberlanjutan layanan air bersih di tengah tekanan perubahan iklim.

“Kami akan memberikan penilaian yang konkret untuk disampaikan kepada Wali Kota sebagai bahan penentuan,” ujar Jufri.

Menurutnya, para peserta diuji melalui wawancara serta pemaparan visi dan misi, termasuk kemampuan merumuskan solusi atas persoalan krusial sektor air.

Ia secara khusus menyoroti dampak fenomena iklim seperti El Nino yang berpotensi menurunkan ketersediaan air baku.

“Ini menjadi tantangan besar. Ketersediaan air menurun, sehingga dibutuhkan kemampuan mitigasi yang kuat dari calon direksi,” tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Palopo, Naili, menekankan bahwa Perumda Tirta Mangkaluku bukan sekadar entitas bisnis, melainkan institusi vital yang melayani sekitar 190 ribu warga.

“Ini bukan hanya perusahaan, tetapi urat nadi kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Naili menegaskan, sosok yang dicari bukan hanya administrator, tetapi pemimpin transformasional yang mampu membawa perubahan.

“Kita butuh nahkoda, bukan sekadar kepala karyawan. Direksi harus inovatif, menguasai manajemen modern, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap pelayanan publik,” tegasnya.

Ia juga memastikan proses seleksi berlangsung secara profesional dan bebas dari intervensi.

“Profesionalisme adalah harga mati. Tidak boleh ada intervensi dalam proses ini,” katanya.

Melalui seleksi ini, Pemerintah Kota Palopo berharap Perumda Tirta Mangkaluku dapat bertransformasi menjadi BUMD yang sehat, mandiri, dan adaptif terhadap tantangan ke depan.

Selain itu, proses ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola BUMD, sekaligus memastikan layanan air minum publik tetap berkelanjutan, efisien, dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *