PALOPO, Kapitanews.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palopo, H Firmanzah DP, membuka rapat koordinasi pelaksanaan advokasi program ketahanan keluarga anti narkoba berbasis sumber daya pembangunan desa/kelurahan di Cafe D’Twins, Rabu (15/05/2024).
Firmanza DP, mengatakan, permasalahan narkoba merupakan salah satu tantangan besar yang dihadapi belakangan ini.
Penyalahgunaan narkoba tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental, tetapi juga berdampak buruk bagi stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, penanganan narkoba dimulai dari keluarga sebagai benteng utama. “Program ketahanan keluarga anti narkoba yang berbasis sumber daya pembangunan kelurahan, ini adalah langkah strategis yang sangat penting dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat,” katanya.
Ada beberapa poin penting yang harus ditekankan, lanjut Firmanza, yang pertama adalah pemberdayaan keluarga.
“Keluarga adalah benteng utama dalam mencegah penyalahgunaan narkoba. Ini yang harus kita sama-sama perkuat,” ujarnya.
Baca juga : Polres Luwu Sidang Kode Etik 19 Personil, 7 Diantaranya Terlibat Narkoba
Yang kedua, tambah Firmanza, adalah peningkatan kesadaran masyarakat. Sosialisasi dan edukasi mengenai bahaya narkoba terus dilakukan secara intensif.
“Masyarakat harus diberikan pemahaman yang jelas, tentang resiko dan dampak negatif penyalahgunaan narkoba serta cara-cara untuk mencegahnya,” tambahnya.
Selanjutnya, adalah pemanfaatan sumber daya lokal. Setiap Kelurahan memiliki potensi yang dapat digunakan untuk mendukung program ini.
“Terakhir mari kita bekerja secara sungguh-sungguh dan penuh komitmen dalam melaksanakan program ini, agar kita dapat menciptakan Kota Palopo yang bebas dari penyalahgunaan narkoba dan lebih sejahtera,” tutupnya.
Pada kesempatan ini, Firmanza DP membawakan materi “Peran Pemerintah dan Unsur Kelurahan Mewujudkan Palopo Bersinar (Bersih Narkoba)”.
Turut hadir pada kegiatan ini, Kepala BNN Kota Palopo, Kepala Badan Kesbangpol Kota Palopo, Kepala OPD, Lurah Amassangan, Lurah Luminda, TP-PKK Kelurahan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, ketua RW, tokoh pemuda.
Baca juga berita di Google News
