Kisah Pendeta Dirikan Panti Rehabilitasi Setelah Dihadang ODGJ

LUWU UTARA, Kapitanews.id – Pendeta Novel Pangemanan, Ketua Yayasan Gereja El Shaddai Rambakulu, Desa Terpedo Jaya Kecamatan Sabbang Selatan, dirikan Panti Rehabilitasi, terinspirasi dari pengalamannya, pernah menjadi korban penghadangan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

“ODGJ ini harus kita rangkul. Tugas kita merangkul mereka karena terbukti saat ini, terdapat beberapa yang tinggal di rumah saya, dan mereka tidak ingin pulang,”  cerita Novel di hadapan Bupati Indah Putri Indriani di Desa Terpedo Jaya, Selasa (04/10/2022).

Selalu ada hikmah dari setiap peristiwa yang terjadi, tanpa disangka berdampak pada kebaikan kepada semua orang, hal ini pula yang dialami Novel Pangemanan, seorang pendeta asal Kecamatan Sabbang Selatan Kabupaten Luwu Utara.

Novel Pangemanan mengatakan, ODGJ juga ikut membantu pembangunan panti rehabilitasi tersebut, sehingga tanpa disadari pula progres pembangunan panti rehabilitas, berjalan sesuai yang diharapkan.

Pendeta Novel Pangemanan juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemda Luwu Utara, khususnya Bupati Indah Putri Indriani, atas kehadiran, apresiasi dan bantuan yang diberikan kepada Yayasan El Shaddai Rambakulu.

“Saya bersyukur atas kehadiran Ibu Bupati, artinya saya tak sendiri, ada pemerintah yang selalu membersamai. Sebagai warga, saya mengucapkan terima kasih, semoga Ibu Bupati tetap sehat,” pungkasnya.

Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani, mengapresiasi apa yang telah dirintis Pendeta Novel. “Saya mengapresiasi Pak Pendeta dan seluruh pengurus yayasan atas upaya yang telah dibangun untuk membantu para ODGJ yang ada di Luwu Utara,” kata Indah saat meninjau progres pembangunan Yayasan El Shaddai Rambakulu.

Bupati Luwu Utara dua periode ini juga berkomitmen untuk membantu menyelesaikan pembiayaan dua kamar mandi serta atap dari panti yang telah terbangun separuh tersebut. “Saya ajak para kepala OPD saya, untuk hadir dan ikut juga membantu,” ujarnya.

“Berbicara tentang kebaikan orang, ada banyak sekali orang baik di sekitar kita namun sangat jarang kita temukan orang yang rela mendedikasikan dirinya untuk orang lain dan sikapnya ini dapat menjadi inspirasi banyak orang,” tutur Indah Putri Indriani.

Bupati dua periode ini berharap Yayasan El Shaddai Rambakulu terus dikelola dengan baik. “ODGJ jangan dijauhi, perlakukan mereka seperti anak, mungkin mereka punya masalah yang tidak mampu dihadapi sehingga berdampak kepada mentalnya, hadirkan diri kita kepada mereka untuk meringankan beban yang mengganggu mentalnya itu,” pungkasnya.