MOROWALI, Kapitanews.id – Bupati Luwu H Basmin Mattayang didampingi Ketua DPRD Luwu Rusli Sunali serta sejumlah Kepala OPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Morowali, jumat dan sabtu, (24/9/2022).
Selain bertemu Bupati Morowali dan jajaran Pemerintah Kabupaten Morowali, Basmin Mattayang beserta rombongan juga menyempatkan bertemu dan berbincang dengan Wija To Luwu yang menjadi tenaga kerja di area pertambangan Morowali.
“Pertama, ingin kami menyampaikan terima kasih kepada Bupati Luwu. Dalam kunjungannya ke Morowali, beliau dan rombongan menyempatkan bertemu dan berbincang dengan kami Wija To Luwu yang berada di Morowali. Bahkan, kami diberi kesempatan ikut menyaksikan diskusi dengan Bupati Morowali,” ujar Asrianto, salah seorang tenaga kerja tambang di Morowali asal Kecamatan Bua.
Wija To Luwu yang tergabung dalam kepengurusan KKLR dan IPLR Morowali, berharap Pemkab Luwu ikut melihat keberadaan mereka di Morowali sebagai tenaga kerja di area pertambangan.
“Kami berharap, begitu usaha pertambangan di Luwu terbuka lebar, agar kami di Morowali ikut diperhatikan. Kami tentu berkeinginan bekerja di kampung halaman yang tentunya dekat dengan keluarga,” kuncinya.
Diketahui, pertemuan Bupati Luwu dengan Bupati Morowali membahas kaitan usaha pertambangan yang juga saat ini mulai berjalan di Kabupaten Luwu, yakni tambang emas milik PT Masmindo Dwi Area dan Smelter milik PT BMS (Kalla Group).
Mengawali pembahasan, Bupati Luwu menyampaikan, sejumlah pejabat di Kabupaten Morowali juga adalah Wija To Luwu. Olehnya itu, dirinya berharap warga Luwu yang ada di Morowali dijaga seperti anak sendiri maksudnya tidak dianak tirikan, utamanya para pekerja tambang.
Dalam perbincangan dengan Bupati Morowali, membahas sejumlah poin penting, diantaranya dampak lingkungan yang akan ditimbulkan dari proses penambangan ataupun smelter di Kabupaten Luwu, tata cara pemberdayaan tenaga kerja lokal serta tenaga kerja asing.
Dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Morowali memberikan petunjuk regulasi dan menyarankan untuk dibuatkan perda khusus ketenagakerjaan untuk menjadi dasar hukum pemberdayaan masyarakat lokal di perusahaan-perusahaan di daerah termasuk perusahaan tambang PT Masmindo dan perusahaan smelter PT BMS.
Kemudian mengenai pengelolaan tata ruang, pengelolaan pajak dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan peluang bisnis para pelaku UKM terhadap keberadaan perusahaan-perusahaan tambang, smelter maupun industri lainnya.
Ikut dalam rombongan Bupati Luwu, Kepala BPKD Muhammad Rudi, Kepala Bapenda Andi Palanggi, Kepala Inspektorat Achmad Awwabin, Kepala Bappeda Moch Arsal Arsyad dan Kasatpol PP Andi Iskandar, tiba di Morowali disambut langsung Bupati Morowali Taslim.
