Masuk Bursa Calon Wali Kota Palopo, Ini Respons Dokter Evi Arifin

PALOPO, Kapitanews.id – Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwalkot) Palopo menyisahkan waktu setahun lebih.

Meski masih cukup lama, sejumlah figur kini mulai muncul mengingat Pilwalkota kali ini tak diikuti incumbent.

Berbagai macam profesi dan latar belakang kini muncul sebagai figur bakal calon (balon) wali kota seperti dokter.

Dari pantauan di lapangan, ada tiga dokter yang namanya muncul, salah satunya wajah baru yakni Dr. dr. Evi Arifin Andi Umar, Sp.KK., M.Kes.

Meski terbilang baru, dokter Evi ternyata punya niatan besar untuk memajukan tanah kelahirannya yaitu Luwu Raya.

Melihat namanya mulai muncul, dokter Evi sapaannya mengatakan jika dirinya selama ini hidup dan berjuang di daerah rantau.

Dengan pengalaman itu, dia mengaku menemukan banyak hal baik di daerah lain yang bisa ia bawa ke Luwu Raya.

“Saya melihat selama saya di rantauan itu, banyak inovasi-inovasi yang bisa kita contohi untuk terapkan di Luwu Raya. Tapi itu butuh jalur tidak bisa sendiri.” ungkap dokter Evi kepada awak media, Jumat, (24/3/2023).

“Nah terkait isu bahwa saya ingin maju di Pilwalkot Palopo itu sebenarnya sudah bukan isu lagi namun merupakan dorongan dan harapan sebagian keluarga dan kerabat serta kelompok masyarakat.” jelas dia.

Sehingga menurutnya, dirinya tetap merespons hal tersebut secara objektif dengan melihat hasil survei ke depannya.

“Kalau masyarakat yang menginginkan itu kenapa tidak ? Tapi saya juga harus realistis bahwa ada instrumen lain seperti survei terhadap popularitas dan elektabilitas yang perlu saya lihat. Karena itu nantinya akan menjadi penting bagi saya untuk mengambil keputusan.” katanya.

Di sisi lain apabila diberi rejeki untuk memimpin Palopo, Evi mengaku merasa terhormat dan bangga bisa bekontribusi untuk daerahnya.

“Sebagai putri asli Wija To Luwu saya pasti akan bangga apabila rejeki dan garis tangan diberi amanah untuk memimpin palopo, mengabdi untuk membangun dan memajukan daerah. Tentu itu semua harus diperjuangkan.” tandas dia.