Minimnya Partisipasi Perempuan, Ketua Bawaslu Luwu Harap Perempuan Bisa Melek dengan Politik

LUWU, Kapitanews.id – Perempuan masih menjadi pembahasan pokok dalam proses pemilu kali ini, pasalnya partisipatif perempuan dalam kontestasi politik masih minim.

Hal tersebut juga disampaikan oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Luwu dalam Sosialisasi Partisipatif Pengawasan Pemilu di Cafe Trans, Tanamanai, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu. Minggu (10/12/23).

banner 336x280

Menurutnya pertisipatif perempuan masih sangat mimin, melihat beberapa partai politik yang hari ini, masih ada yang kewalahan terkait pemenuhan kuota 30 persen perempuan. Artinya, masih banyak perempuan yang enggan terjun dalam dunia politik.

“Melalui kegiatan ini perempuan hari ini bisa melek dengan politik,” tegas Ketua Bawaslu Irfan sebelum menutup kegiatan Sosialisasi Partisipatif Pengawasan Pemilu.

Baca juga berita : Sosialisasi Pendidikan Pemilih di Kecamatan Rongkong, Ketua KPU Luwu Utara Sebut Warna

Selain itu, Ketua Bawaslu Luwu menilai perempuan hari ini tidak memanfaatkan peluang yang besar di momentum politik yang harusnya dimanfaatkan dengan baik karena melalui momentum ini merupakan tempat untuk menampung aspirasi perempuan.

“Apa yang dirasakan oleh perempuan, isu-isu sosial dan isu-isu yang berkaitan dengan perempuan juga harus diselesaikan dengan kebijakan, sehingga partisipatif perempuan hari ini sangatlah penting untuk arah kebijakan selama lima tahun kedepan,”jelasnya.

Irfan juga berharap kehadiran Fatayat NU sebagai peserta dalam sosialisasi tersebut nantinya dapat berbaur dikalangan perempuan untuk membangkitkan partisipatif mereka dalam pemilu 2024 nantinya.

“Harapan kita semoga Fatayat NU mampu hadir di tengah-tengah masyarakat khususnya perempuan dan komunitas atau organisasi keperempuan yang ada di Kabupaten Luwu untuk ikut ambil bagian dalam melakukan pengawasan pemilu 2024,” harapnya.

Baca juga berita di Google News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *