LUWU UTARA, Kapitanews.id – Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Luwu Utara geruduk Kantor Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKAD) Kabupaten Luwu Utara, Kamis (21/12/2023).
Baca juga berita : Siltap Kades Se-Kabupaten Luwu Utara Belum Cair, Besok APDESI Lutra Akan Segel Kantor BPKAD
Diketahui, kedatangan APDESI di Kantor BPKAD Luwu Utara itu, untuk menuntut kepastian pencairan Penghasilan Tetap (Siltap) terhadap 166 desa yang belum dicairkan selama 3 bulan beturut-turut. Oktober, November dan Desember.
Sekaitan dengan hal tersebut, Kepala BPKAD Kabupaten Luwu Utara, Baharuddin saat ditemui diruang kerjanya menuturkan bahwa pihaknya, akan mencairkan Siltap yang dituntut para Kepala Desa se-Kabupaten Luwu Utara.
“Insyaallah akhir tahun, sekitar tanggal (29/12/2023) paling lambat, kita akan mencairkan Siltap desa,” ucap Kepala BPKAD Luwu Utara ini.
Ia pun mengatakan, selain mencairkan Siltap desa, pihaknya juga akan mencairkan operasional desa.
“Selain mencairkan Siltap desa sekitar 13 Miliar lebih, kami juga akan mencairkan operasional desa, jadi dana yang akan kami cairkan akhir tahun, khusus desa sekitar 17 Miliar,” terangnya.
Sementara itu, Koordinator Wilayah (Korwil) APDESI Raswan menegaskan, jika sampai pada tanggal (29/12) mendatang belum juga ada pencarian, maka ia bersama pihaknya akan kembali melakukan aksi yang lebih besar.
“Ketika Siltap kami belum juga dibayarkan pada tanggal 29 akhir tahun ini, kami akan kembali mendatangi kantor BPKAD Luwu Utara dengan aksi yang lebih besar,” pungkasnya dengan nada tegas.
Dan terakhir, Kepala Inspektorat Kabupaten Luwu Utara, Muktar Jaya menyampaikan, bila Siltap desa tidak dicairkan akhir tahun ini, bersama pihaknya, dirinya akan melayangkan pemeriksaan terhadap Kepala BPKAD Luwu Utara.
“Kita beri waktu pak Kaban, jika akhir tahun ini tidak cair, saya akan melakukan pemeriksaan terhadap pak Kaban,” kuncinya.(*)
Baca juga berita di Google News
