Sementara itu, Tahir salah seorang warga di Dusun Talonggo menuturkan harapannya kepada Pemda Luwu Utara agar segera menyikapi hal tersebut dengan sebijak-bijaknya kebijakan.
“Sebagai warga yang wilayahnya telah menjadi langganan banjir, kami berharap kepada pemerintah daerah, sekiranya dapat memberikan solusi kepada kami yang selalu terendam ini,” tutur Tahir dengan nada harap.
“Banjir yang saat ini, sudah ada satu mingguan dan hampir dikata bahwa, dalam 3 bulan terakhir ini, air, hampir tidak hilang di wilayahnya kami,” tambahnya.
Diketahui, air pada wilayah tersebut, mencapai ketinggian hingga 1 meter lebih.
Selain merendam rumah-rumah warga, juga merendam berbagai jenis komoditas petani yang notabenenya adalah, sumber pendapatan para penduduk setempat.
