Pemkab Luwu Salurkan Bantuan Stimulan Entaskan Kemiskinan

Guna memastikan program ini berjalan baik dan sesuai harapan, Pemkab Luwu, akan melakukan pemantauan rutin, termasuk oleh camat dan kepala desa. “Ada penyuluh perikanan yang ditugaskan mendampingi warga, memastikan proses pemeliharaan atau budidaya Ikan Lele ini berhasil,” terangnya.

Kepala DPMD, Kasmaruddin, mengungkapkan Pemkab Luwu, terus berupaya melakukan peningkatan kesejahteraan masyarakat termasuk keluarkan masyarakat dari garis kemiskinan.

“Beberapa tugas pemerintah, penurunan beban kehidupan masyarakat dan peningkatan pendapatan masyarakat. Perlu juga kita ingat bersama, masyarakat jangan terus mengharap bantuan karena, bantuan ini sifatnya stimulan hanya memenuhi kebutuhan kita bersifat sementara,” ujarnya.

Sekretaris Dinas Perikanan, Edi Masagala, menyampaikan program budidaya Ikan Lele sangat baik. “Bergerak di bidang perikanan dan sangat menguntungkan. Namun, untuk mencapai hasil yang baik, ada beberapa faktor diperhatikan, pertama teknis pemeliharaan ini yang paling menentukan hasil,” sebutnya.

Camat Bua, Satti Abdul Latief, menambahkan program ini merupakan wujud perhatian besar pemerintah kepada masyarakat. “Diharapkan masyarakat ikut membantu pemerintah dalam menjalankan program yang diberikan. Pemerintah dan masyarakat harus saling membantu dan mendukung,” sebutnya.

Di Kesempatan tersebut, Kepala Desa Puty, Yahya Kibad, melaporkan, masyarakatnya terdiri dari 1.200 KK dengan jumlah penduduk 5.000 jiwa. “75 persen hidup di Sawah. Untuk program budidaya Ikan Lele ini, menyentuh Kelompok Malenggang dan Kelompok Labokke, 1 kelompok terdiri dari 20 orang, sehingga program ini menyentuh 40 orang,” sebutnya.

Sosialisasi dan Rekonfirmasi Program Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem Kabupaten Luwu, Tahun Anggaran 2023, juga dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu, Dr Hj Hayarna Hakim, istri Bupati Luwu, Dr H Basmin Mattayang.

Baca juga berita di Google News