Pemuda Kecamatan Bua Meminta Transparansi Anggaran 17 Agustus

LUWU, Kapitanews.id — Beredar isu yang menduga adanya penyelewengan anggaran kegiatan 17 Agustus di Kecamatan Bua oleh oknum pemerintahan Kecamatan Bua. Rabu, (21/09/2022).

Dalam terbitan salah satu media online, pihak yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan bahwa sumber dana dalam kegiatan tersebut dari perusahaan BMS, SGS, Pertamina, dan sumbangan dari Pemerintah Desa. Dana ini yang diduga ditilep oknum pemerintah Kecamatan Bua.

Lebih jauh sumber yang tidak ingin disebutkan identitasnya itu mengatakan bahwa pada saat kegiatan 17 Agustus hadiahnya tidak masuk akal dan honor wasit sangat sedikit.

Tetapi sejak berita beredar luas di kalangan masyarakat tiba-tiba isi berita tersebut digantikan dengan isi berita lainnya.

Terkait persoalan hadiah yang tidak masuk akal dan beredarnya informasi yang kemudian dihilangkan (takedown), Bintang Abdul Kassim selaku pemuda Kecamatan Bua angkat bicara meminta kepada Pemerintah Kecamatan Bua agar secepatnya mengklarifikasi terkait dugaan penyelewengan dana tersebut.

“Ada apa sampai beritanya di-takedown, kalau memang isu yang beredar di salah satu media online (Informasiterkini) yang kemudian beritanya terhapus dan menjadi polemik di kalangan warga Luwu khusus warga Kecamatan Bua, harusnya pihak terkait dalam hal ini Pemerintah Kecamatan Bua hadir untuk memberikan penjelasan agar tidak menjadi bola liar untuk publik,” ungkapnya.

“Hal yang sangat mudah untuk menyelesaikan perkara ini, tinggal bagaimana pemerintah Kecamatan Bua menyiapkan berkas administrasi yang menjadi bukti laporan pertanggungjawabannya,” ujarnya.

Bintang juga menegaskan agar pemerintah Kecamatan Bua segera menindaklanjuti persoalan ini dan melakukan transparansi anggaran tersebut termasuk sumber dana yang masuk dari beberapa perusahaan.

“Jika Pemerintah Kecamatan Bua tidak secepatnya melakukan klarifikasi soal ini, maka kami selaku pemuda Bua akan turun langsung ke kantor kecamatan guna menanyakan hal tersebut,” tegas Bintang.