PALOPO, Kapitanews.id – Peringati Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama RI ke-77 tahun 2023, Wali Kota Palopo, HM Judas Amir, mengajak seluruh yang hadir agar benar benar memahami makna Surah Al ‘Alaq.

“Di surah Al ‘Alaq ayat pertama disebutkan Iqra yang artinya Bacalah. Iqra ini yang perlu kita maknai dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kerja, lingkungan masyarakat maupun dalam keluarga,” ujarnya.

Dijelaskan HM Judas Amir, makna yang terkandung dalam Iqra sangatlah mendalam dan luas. “Apa yang kita lakukan semuanya harus kita Iqra, menyampaikan, menelaah, mendalami, membaca dan meneliti. Itulah makna Iqra,” katanya.

Diketahui, Wali Kota Palopo, HM Judas Amir, menjadi inspektur upacara dalam rangka pelaksanaan Hari Amal Bakti Kementerian Agama RI ke-77 Tahun 2023 yang dilaksanakan di Halaman Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Palopo, Selasa, (3/1/2023).

Selaku inspektur upacara, Judas Amir, dalam arahannya mengajak kepada seluruh peserta upacara agar kembali mengingat ayat pertama yang di turunkan Al-Qur’an yaitu Iqra.

Melalui kesempatan ini juga Wali Kota Palopo dua periode ini menginstruksikan jajaran Kementerian Agama (Kemenag) Kota Palopo, tampil dan menjadi contoh menunaikan kewajibannya yaitu berzakat.

Selain itu, dalam upacara ini juga diberikan penghargaan Satyalancana Karya Satya sebuah tanda penghargaan yang diberikan kepada pegawai negeri sipil yang telah berbakti selama 10 tahun, 20 tahun dan 30 tahun lebih tanpa cacat dan menunjukkan kecakapan, kejujuran, kedisiplinan, kesetiaan, dan pengabdian.

Setelah pelaksanaan upacara dilanjutkan ramah tamah salah satu rangkaian pada peringatan Hari Amal Bakti ke – 77 di lingkungan Kementerian Agama Kota Palopo.

“Indonesia hebat jika seluruh umat hidup rukun. Contoh di Kota Palopo dalam rangka Natal dan tahun baru tetap aman, ini bukti kita sudah hidup rukun dan juga pada saat pelaksanaan upacara pagi tadi banyak peserta upacara non-muslim,” ujarnya.

Wali Kota Palopo menilai, kerukunan umat di Palopo ini sudah sangat baik. Olehnya itu, orang nomor satu di Kota Palopo ini mengajak semua berkewajiban untuk menjaga kerukunan ini.

“Tidak akan berubah nasib suatu kaum, apabila bukan dia sendiri yang mengubahnya. Palopo tidak akan aman kecuali kita sendiri masyarakat Palopo yang menjaga keamanannya,” kuncinya.