Pj Wali Kota Palopo Hadiri Opening Ceremony HUT Sulsel ke- 354

“Sulawesi Selatan hari ini adalah Sulawesi Selatan untuk seluruh warga Indonesia, bagian dari peradaban dunia, Sulsel hari ini bagian integral NKRI,” ungkapnya.

“Sulawesi Selatan hari ini juga bagian dari aktivitas ekonomi dan budaya dan sosial regional ASEAN, bagian dari kehidupan dunia seluruh bangsa-bangsa di dunia,” lanjutnya.

“Sulsel baru paradigma baru, cara pandang kita menuju Sulsel baru dari sisi manusia, alamnya, dan nilai-nilai yang mengikat warganya tentulah tidak sama persis dengan 354 tahun lalu. Itulah yang dimaksud dengan Sulsel baru, era baru, Sulsel masa depan”, tambah Bahtiar.

Pada perayaan HUT Sulsel tahun ini, Kota Palopo, menampilkan Tari Sumange’ Sipakalebbi. Kadis Kebudayaan Kota Palopo, Maghfirani Nassa, menjelaskan, kata Sumange’ dalam bahasa Bugis merupakan ungkapan yang menggambarkan dimana terjadi interaksi antara jiwa dan raga pada situasi tertentu sehingga menimbulkan efek perasaan senang, bahagia, dan bersemangat.

Sipakalebbi merupakan sifat saling memuliakan atau menghargai. Sifat menghargai artinya sebagai makhluk hidup yang senang jika dipuji dan diperlakukan dengan baik dan layak.

Sifat memuliakan memiliki arti sebagai larangan untuk melihat kekurangan pada diri orang lain. “Harapannya, melalui tari ini sesama rakyat dan masyarakat Luwu tetap mempertahankan sumange dan sipakalebbi dalam jiwa masing-masing. Tergambarkan dalam semangat penuh keceriaan namun tetap santun,” tutur Maghfirani.

“Kota Palopo akan ikut setiap rangkaian acara peringatan HUT ke-354 Sulsel,  yakni pameran produk UMKM Kota Palopo dan akan ikut festival adat dan budaya. Nanti juga akan ikut dalam kirab kerajaan Sulawesi Selatan yang akan start dari pintu Toraja Centre Point’ of Indonesia dan finish di anjungan pantai losari”, jelasnya.

Baca juga berita di Google News