PALOPO, Kapitanews.com – Polres Luwu menggelar acara Dzikir dan Doa Bersama di Aula Tebbakke Tongngenge Mapolres Luwu pada Jumat (15/11/2024), sebagai bentuk dukungan untuk kelancaran dan keamanan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Luwu 2024.
Acara ini bertujuan memohon keberkahan agar seluruh rangkaian Pilkada dapat berjalan lancar, aman, dan damai.
Hadir dalam kegiatan ini Wakapolres Luwu, Kompol Misbahuddin, Pejabat Utama (PJU) Polres Luwu, anggota Polres Luwu, Polwan, Bhayangkari Cabang Luwu, serta masyarakat setempat.
Turut serta santri dari Pondok Pesantren At-Tibyan, yang ikut mendoakan agar Pilkada Luwu berlangsung damai.
Dzikir dipimpin oleh Ustaz Firman, yang mengajak peserta untuk memohon perlindungan dan petunjuk agar Pilkada berjalan dengan kedamaian.
Ceramah agama oleh Ustaz Bachtiar Nawir menekankan pentingnya menjaga persatuan selama tahapan Pilkada.
Di penghujung acara, doa bersama dipanjatkan untuk keselamatan dan ketertiban masyarakat Luwu.
Wakapolres Luwu, Kompol Misbahuddin, dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban selama Pilkada.
“Dengan doa dan dzikir ini, kita berharap Pilkada Luwu 2024 dapat berjalan aman, tertib, dan sukses.
Kerjasama antara kepolisian, pemerintah, dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan suasana kondusif,” ujar Wakapolres.
Kapolres Luwu, AKBP Arisandi, yang berhalangan hadir karena tugas dinas, menyampaikan apresiasinya melalui pesan singkat.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan Dzikir dan Doa Bersama ini. Meski tidak dapat hadir, saya berharap Pilkada Luwu 2024 dapat berjalan dengan lancar, aman, dan damai. Semoga sinergitas ini terus terjalin demi Pilkada yang berbudaya dan bermartabat,” ungkap Kapolres.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Luwu untuk mendukung Pilkada yang damai, berbudaya, dan bermartabat.
Kapolres Luwu mengingatkan masyarakat untuk menjaga keharmonisan selama masa kampanye hingga hari pemungutan suara pada 27 November 2024.
Melalui acara ini, Polres Luwu berharap dapat mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, serta memastikan bahwa Pilkada Luwu menjadi ajang demokrasi yang aman, tertib, dan penuh integritas.
