Prioritas RPD 2025-2026, Lapangan Kerja, Kesehatan, Kemiskinan Ekstrem

“Sebagai gambaran umum, indikator makro ekonomi Kabupaten Luwu dalam lima tahun terakhir terus mengalami peningkatan.

Pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Luwu pada tahun 2022 mencapai 5,69 persen, capaian ini lebih tinggi dibanding pertumbuhan ekonomi pemerintah pusat dan provinsi, sedangkan PDRB perkapita sebesar 54,05 juta,” sebut Arsal.

Indeks pembangunan manusia (IPM) berdasarkan data badan pusat statistik Kabupaten Luwu pada tahun 2022 sebesar 71,36, dengan capain ini Kabupaten Luwu berada pada peringkat 9 jika dibandingkan dengan kabupaten dan kota lain yang berada di Provinsi Sulawesi Selatan, begitupun dengan tingkat pengangguran terbuka yang mencapai 3,85 persen.

Olehnya itu, senada penyampaian Sekda Luwu, Kepala Bappelitbangda, berharap semua OPD dan peserta forum memberikan sumbangsih pikiran yang yang bersifat konstruktif agar rancangan RPD yang telah disusun berbobot, kontekstual dan memiliki indikator yang terukur.

Sehingga agenda pembangunan yang tertuang didalam RPD dapat dijadikan pedoman dalam menyusun RKPD Kabupaten Luwu tahun 2025-2026. “Harapan kita, sesuai maksud forum ini dapat memberikan arah pembangunan daerah, sebagai pedoman penyusunan Renstra perangkat daerah tahun 2025-2026 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah atau RKPD tahun 2025,” urai Arsal.

“Menjadi tolok ukur kinerja kepala daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah serta instrumen bagi DPRD dalam melaksanakan fungsi pengawasan dan menjadi acuan dalam melaksanakan pembangunan bagi seluruh pemangku kepentingan,” tambahnya.

Mantan Kepala BPKAD Luwu ini juga menyampaikan, tujuan diselenggarakannya forum tersebut sebagai upaya perluasan partisipasi publik dalam rangka proses perencanaan atau pengambilan keputusan, penajaman, klarifikasi dan membangun kesepakatan terhadap rencana pembangunan daerah kab. luwu tahun 2025-2026.

Baca juga berita di Google News