MOROWALI, KapitaNews.id – Salah satu program CSR PT IMIP dalam menjaga ekosistem hewan endemik Sulawesi Tengah berkolaborasi dengan volunteer pemerhati primata ini penting untuk diperhatikan.
Perusahaan nikel terbesar di Asia Tenggara, PT Industrial Morowali Indonesia Park (IMIP) terus menggalakkan upaya pelestarian hewan endemik Sulawesi Tengah yaitu Monyet Tonkean atau Macaca Tonkeana.
Langkah ini dilakukan mengingat jumlah dari c tersebut semakin berkurang, khususnya yang berada di Kabupaten Morowali.
Dari hasil pantauan di lapangan yang dilakukan volunteer menyebut diri sebagai sahabat macaca itu, saat ini jumlah spesies Monyet Tonkean yang ada di titik preservasi, telah bertambah sebanyak 25 ekor, dan mungkin lebih dari itu.
Sebelumnya, Koordinator Comdev CSR PT IMIP, Tommy A Prayogo, menyebut jumlah hewan primata dari Bumi Tepe Asa Maroso itu lebih sedikit.
Oleh karena itu, PT IMIP bersama ratusan volunteer, melakukan penanaman 400 pohon bibit kopi, sebagai salah satu cara menjaga kebutuhan sumber pakan Monyet Tonkean.
“Tahun lalu juga, teman-teman telah menanam tanaman buah sebagai sumber alternatif pakan bagi Macaca. Kali ini ada sekitar 400 bibit kopi yang kami tanam,” jelas Tommy A Prayogo, di Bahodopi. Minggu (25/9/22).
Diakhir kesempatannya, Tommy berharap agar tanaman tersebut dapat tumbuh dengan cepat supaya ketersediaan makanan untuk Macaca terpenuhi di habitatnya.
