Sementara itu, Kepala Puskesmas Angkona membeberkan sumber anggaran dibangunnya gedung layanan PONED tersebut yaitu berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) yang dikucurkan dari Dinas Kesehatan Luwu Timur untuk Puskesmas Angkona sekitar 1,3 hingga 1,4 miliar (M).

“Sumber anggaran dari DAK non-fisik, besaran anggarannya saya kurang hafal tetapi antara 1,3 -1,4 miliar.” Beber Jumardi.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Angkona juga mengatakan bahwa pembangunan berjalan sangat baik dan setiap harinya ada progres dalam proses pengerjaan gedung tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan kepala Puskesmas Angkona belum memberikan kepastiaan kepada awak media Kapitanews.id terkait kapan layanan PONED tersebut akan difungsikan.