PALOPO, Kapitanews.com – Sikap keberpihakan terhadap nasib masyarakat pesisir kembali ditunjukkan oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palopo, Cendrana Saputra Martani.
Dalam agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama PT Pertamina Patra Niaga Sulawesi Selatan yang digelar pada Rabu (22/04/2026) lalu, ia dengan tegas mengingatkan pihak Pertamina agar memprioritaskan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bagi nelayan untuk kebutuhan melaut.
Pria yang akrab disapa CSM tersebut sempat menyayangkan sekaligus berang ketika ada sejumlah pihak yang mencoba menyalahkan atau mengkambinghitamkan nelayan terkait fenomena sulitnya menemukan solar di lapangan.
“Kalau solar cepat habis, jangan pernah menyalahkan nelayan, karena mereka punya hak mendapatkan jatah solar untuk digunakan melaut memakai barcode yang disiapkan. Justru yang salah kalau ada oknum mengatasnamakan nelayan, namun solar yang diambil dari SPBU dialihkan ke tempat lain, misalnya dijual ke industri. Itu jelas-jelas sebuah kesalahan yang tidak bisa dibenarkan,” tegas legislator dari Fraksi Partai Demokrat tersebut.
Oleh karena itu, ia memberikan peringatan keras kepada Pertamina Patra Niaga agar benar-benar dapat memastikan penyaluran solar subsidi kepada nelayan berjalan secara tepat sasaran.
CSM mendesak Pertamina untuk memperketat pengawasan di setiap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dengan menggandeng berbagai pihak terkait, demi menjamin terpenuhinya hak-hak kalangan nelayan.
Sebagai wakil rakyat yang dikenal vokal menyuarakan kepentingan masyarakat pesisir, ia juga meminta instansi berwenang agar tidak ragu mengambil langkah hukum.
Ia mendorong agar setiap temuan penyalahgunaan rekomendasi pencairan solar nelayan oleh oknum tertentu segera dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.
“Kasihan nelayan kita. Mereka sangat memerlukan solar untuk keperluan aktivitas menangkap ikan guna memenuhi kebutuhan ekonomi keluarganya,” pungkas Cendrana Saputra Martani.
