RDP DPRD Palopo Bersama RSUD Sawerigading Diskors

PALOPO, Kapitanews.com – Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi I DPRD Palopo dan RSUD Sawerigading harus dihentikan sementara pada Senin (20/1/2025).

Penundaan ini dilakukan karena pihak RSUD tidak membawa data yang diminta untuk pembahasan rapat.

Rapat berlangsung di Kantor DPRD Palopo dan dipimpin oleh Ketua Komisi I, Aris Munandar.

Hadir pula Ketua DPRD Palopo, Darwis, Wakil Ketua II Alfri Djamil, serta sejumlah anggota Komisi I.

Dari pihak RSUD Sawerigading, Direktur Utama Rismayanti Tandjung hadir bersama beberapa staf.

Ketua DPRD Palopo, Darwis, menyatakan kekecewaannya atas ketidaksiapan pihak RSUD dalam menyediakan data yang diperlukan.

“Kami tidak bisa melanjutkan pembahasan tanpa data. Ini adalah hal mendasar untuk membahas masalah yang ada di RSUD Sawerigading,” tegas Darwis.

Menurutnya, data yang diminta sangat penting untuk menilai kinerja rumah sakit, kondisi fasilitas, dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami tidak akan main-main. Rapat ini akan kami lanjutkan besok, asalkan data yang kami minta sudah disiapkan,” tambahnya.

RDP ini dirancang untuk membahas berbagai permasalahan operasional di RSUD Sawerigading, mulai dari pelayanan kesehatan hingga kondisi fasilitas rumah sakit.

Pihak RSUD berjanji akan segera menyiapkan data yang diminta sebelum rapat berikutnya dilaksanakan.

DPRD Palopo berharap pihak RSUD menunjukkan keseriusan dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi, sehingga diskusi dapat menghasilkan solusi yang efektif bagi peningkatan layanan kesehatan di kota tersebut.