KESEHATAN, Kapitanews.id — Ratusan ribu warga Madrid berunjuk rasa untuk mendesak pemerintah terkait pelayanan kesehatan yang buruk di wilayah ibu kota Spanyol. Minggu (13/11/22) kemarin.
Aksi unjuk rasa itu mendesak pemerintah mempertahankan jaminan kesehatan publik, dan menentang rencana untuk menghapuskan layanan perawatan primer.
Dikutip dari AFP, Aksi unjuk rasa itu berlangsung di empat titik, disambung long mars serentak ke Balai Kota Madrid dengan membawa banner, spanduk dan orasi.
‘Jaminan kesehatan untuk semua, kesehatan Anda seharusnya tak pernah tergantung pada dompet Anda,’ demikian salah satu banner yang dibawa pengunjuk rasa.
Para demonstran itu pun terus menerus meneriakkan orasi ‘Jaminan Kesehatan Publik’.
Salah satu politikus sayap kiri Madrid, Monica Garcia, mengatakan kebijakan kesehatan pemerintah regional di bawah kendali sayap kanan partai populer telah menghancurkan sistem kesehatan publik di sana.
Protes dari warga itu kemudian muncul seiring rencana pemogokan para tenaga kesehatan karena beban kerja yang berlebih akibat janji tak berujung dan kurangnya waktu dengan pasien.
Selain ribuan warga yang melakukan aksi protes, dikabarkan akan disusul dengan aksi para tenaga medis yang dijadwalkan pada 21 November mendatang.
