Masih Suasana HUT RI, Tarik Rotan Ala PUPR Luwu

LUWU, Kapitanews.id–Meski suasana perayaan hari kemerdekaan telah berlalu, namun kemeriahan lomba HUT RI ke 77 masih terlihat di Dinas PUPR Kabupaten Luwu.

ASN maupun non ASN berkumpul di pelataran kantor yang berada di jalur poros nasional itu untuk mengikuti kegiatan lomba tarik rotan yang digelar, Jum’at (9/9/2022).

Melalui rilis yang di  terima redaksi Kapitanews.id, Sekretaris Dinas  PUPR, Usdin Iskandar saat membuka lomba mengatakan kegiatan tersebut sejatinya telah dipersiapkan sejak bulan agustus kemarin.  “Namun padatnya agenda dinas sehingga hari ini baru bisa dilaksanakan,” ucap sekdis Usdin.

Dirinya menambahkan, kegiatan lomba ini digelar sebagai ajang untuk lebih mendekatkan personil antar bidang,  yang selama ini sibuk dengan kegiatan masing-masing.

” Utamanya  dari kegiatan ini bukan siapa yang menjadi juara, namun bagaimana nilai kebersamaan internal Dinas PUPR itu tetap terjaga,” ujar Usdin.

Lomba tersebut bukanlah kali pertama di laksanakan Dinas PUPR. Pula kegiatan serpa, lomba kebersihan dan keindahan antar ruangan.

Kepala Dinas PUPR Luwu Ikhsan Asaad, usai menghadiri pertemuan di ruang kerja Bupati Luwu, hadir memandu langsung jalannya lomba.

Ikhsan mengatakan, selain lomba tarik tambang yang menggunakan rotan, sebenarnya kita juga rencananya akan melaksanakan lomba Ampang.

“Kenapa dua permainan tradisional ini kita pilih, karena selain membuat keseruan dan menghidupkan permainan rakyat, juga ada nilai tersirat yang ingin kita tanamkan dari permainan tersebut,” ucapnya.

Menurutnya, permainan tradisional tarik rotan dan ampang ini, bukan semata mengandalkan kekuatan dan kemampuan (skill) individu, tapi yang terpenting adalah kebersamaan dan kerja sama dalam tim.

“Karena kesuksesan dan keberhasilan itu bisa diraih jika dalam sebuah organisasi atau dinas kita bisa menjaga kesolidan, kekompakan dan kerjasama antar personil”, ucapnya.

Untuk lomba kali ini, menggunakan sistem kompetisi penuh. Semua bidang temu tanding. Juara pertama diraih Bidang Jalan, juara kedua Bidang Tata Ruang, selanjutnya Sekretariat PUPR meraih juara III.

Sekadar diketahui, tarik tambang merupakan salah satu olahraga tradisional yang pertama kali di perkenalkan oleh Kolonial Belanda. Lambat laun, olahraga ini menjadi salah satu permainan favorit masyarakat khususnya saat perayaan hari kemerdekaan.

Selain permainan ini menjadi ajang sosialisasi dan interaksi sosial, juga mengajarkan nilai-nilai kebersamaan dan kekompakan. Dan tak kalah pentingnya, permainan ini mengajarkan tentang kepemimpinan dengan bagaimana cara menaati pimpinan yang memberi strategi.

Karena itu, dengan bermain tarik tambang, diharapkan bisa membunuh sifat egois dan individualis yang terkadang hinggap dibenak seseorang.  Sikap merasa paling benar sendiri dengan meremehkan orang lain yang justru akan menjadi embrio yang dapat melemahkan organisasi. Dan tentunya, Dinas PUPR Luwu tidak mengharapkan kondisi itu terjadi pada diri personilnya.