LUWU UTARA, Kapitanews.id – 1 Kasus Pencurian Toko Tani di Luwu Utara, hingga saat ini, belum terungkap.

Hal tersebut terjadi di Dusun Salu Sule Desa Laba Kecamatan Masamba Kabupaten Luwu Utara, Minggu (04/11/2022) lalu.

Pada kejadian itu, korban atau selaku pemilik usaha, Arlan mengaku bahwa, ia mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.

“Sekitar seratus juta rupiah berhasil dicuri oleh pelaku, sebab pada kios ini, terdapat banyak jenis yang diambil, seperti berbagai macam jenis racun jualan, mesin elektrik pertanian, senso, baut-baut, kunci-kunci (obeng) dan uang tunai didalam laci,” ucap Arlan kepada awak media Kapitanews.id, Selasa (06/12/2022) dini hari.

Selain itu, Arlan juga mengatakan bahwa, terdapat puluhan racun yang baru tiba di tokonya dan merupakan barang yang belum terbayarkan.

“Juga ada racun yang baru tiba, dan itu belum saya bayar. Nominal dari harga barang itu, sepuluh juta rupiah,” tutur pemilik toko ini.

“Barang itu, dari 2 sumber yakni dari, PT SBA dan PT Saprotan,” tambahnya.

Ia melanjutkan tuturnya bahwa pihak kepolisian Luwu Utara, telah melakukan penyeliidikan pada pagi hari tadi.

“Tadi pagi, sudah ada anggota Polres Luwu Utara yang datang melakukan penyidikan namun hingga saat ini, belum juga ada kabar yang diberikan terkait progres penyidikan yang dilakukan pihak kepolisian,” pungkasnya.

“Saya berharap, kasus ini segera diungkap oleh para personil kepolisian agar ke depannya, tidak lagi ada warga Luwu Utara khususnya, yang jatuh korban dalam kasus pencurian,” lanjutnya.

Sementara itu, pada lokasi kejadian, terdapat CCTV, namun naas CCTV tersebut tidak berfungsi saat dicek oleh korban setelah mengetahui toko miliknya telah diobrak-abrik.

“Kejadiannya, kami perkirakan sekitar pukul 02 malam, Minggu tanggal 04 kemarin. Saat pagi, saya melihat pintu toko terbuka padahal, sebelum istirahat, saya sudah tutup dan kunci pintu toko,” kata si korban.

“Setelah melihat barang-barang di toko, banyak yang tidak ada, saya cek cctv namun sayangnya, ternyata cctv tidak aktif saat pelaku melancarkan aksinya. Lampu teras yang ada depan toko, juga diambilnya dan bahkan lampu teras kios milik tetangga pun juga diambil,” tutupnya.

Diketahui, 3 malam sebelum kejadian ini, kotak amal yang ada di masjid dekat dari toko tersebut juga hilang dan diduga oleh warga setempat, dicuri oleh pelaku yang sama.