PALOPO, Kapitanews.id – Universitas Andi Djemma telah melahirkan 6.891 Sarja. Mereka telah mengabdikan diri di pelbagai lembaga pemerintahan maupun BUMN dan perusahaan swasta di seluruh Indonesia.
Rektor Universitas Andi Djemma, Annas Boceng, menyampaikan, sampai saat ini total alumni yang dihasilkan Universitas Andi Djemma berjumlah 6.891 orang.
“Selamat kepada para wisudawan yang pada hari ini terlihat sangat berbahagia didampingi oleh orang tua yang juga pastinya sangat berbahagia. Kami sangat optimis para wisudawan memiliki potensi yang besar untuk mendapatkan pekerjaan ataupun membuka lapangan kerja,” ujarnya.
Universitas Andi Djemma, melaksanakan rapat senat terbuka luar biasa Universitas Andi Djemma, di Gedung Saodenrae Convention Center (SCC), Rabu, (22/11/2023).
Rapat senat terbuka luar biasa diadakan dalam rangka wisuda Sarjana Angkatan XXIII dan Milad XXVI Universitas Andi Djemma Tahun 2023/2024.
Annas Boceng, menyampaikan, Universitas Andi Djemma, mewisuda sarjana untuk periode ke 2 tahun akademik 2023/2024, 476 dari Fakultas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan yang tergabung dalam Fakultas Agrokompleks berjumlah 83 orang.
Selanjutnya, Fakultas Ekonomi berjumlah 117 orang, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik berjumlah 51 orang, Fakultas Hukum berjumlah 58 orang, serta Fakultas Teknik berjumlah 167 orang.
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Sekretariat Daerah Kota Palopo, Ruslan, mewakili Penjabat (Pj) Wali Kota Palopo, menghadiri kegiatan tersebut.
Ruslan, mengatakan, hari tersebut merupakan hal yang sangat dinantikan dan sesungguhnya merasakan kebahagiaan termasuk para orang tua wisudawan.
“Harapan kami kepada anak-anakku sekalian bahwa ilmu yang telah didapatkan selama ini bisa diaplikasikan dalam kehidupan bermasyarakat sehingga dapat bermanfaat untuk keluarga, masyarakat, maupun negara,” ujarnya.
“Pemerintah telah berdiskusi publik dengan BEM se-Kota Palopo dalam rangka deklarasi manifestasi pendidikan mencari solusi terkait masalah alumni yang telah selesai pendidikan namun tidak mendapatkan pekerjaan baik itu dilingkungan pemerintah, BUMN, maupun swasta,” lanjutnya.
Pemkot Palopo berharap, dari alumni diharapkan bisa membuka lapangan pekerjaan mandiri ataupun mempekerjakan orang lain.
Baca juga berita di Google News
