Jelang Pesta Demokrasi, Ketua Paguyuban Time Sumatera: Sukseskan Pemilu Damai

MEDAN, Kapitanews.id – Sistem Demokrasi Indonesia, membuka ruang kepada anak-anak bangsa untuk memilih dan dipilih guna menduduki posisi di pemerintahan maupun legislatif, 5 tahun sekali.

Menjelang pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024 yang kini tengah memasuki tahapan kampanye, tentunya akan sangat berdampak pada sendi-sendi kehidupan masyarakat.

banner 336x280

Sekaitan dengan hal tersebut, Ketua Paguyuban Time Sumatera, Budi Awaludin mengatakan jika memori Pemilu Tahun 2019 silam, terjadi polarisasi hebat dikalangan masyarakat yang memicu kehebohan.

Olehnya itu, berbagai kalangan diharapkan terlibat, keterlibatan aktifnya dalam menyukseskan Pemilu 2024 mendatang.

“Polarisasi ditengah masyarakat hanya akan membawa dampak buruk berkepanjangan dan diperlukan waktu yang lama untuk rekonsiliasi, sehingga, akan menghambat terlaksananya pembangunan berkelanjutan dan pelaksanaan program-program pemerintah,” kata Budi ke awak media Kapitanews.id Via WhatsApp, Sabtu (23/12/2023).

Ia pun menuturkan bahwa Pemilu damai dan kondusif tentu menjadi dambaan kita bersama, sehingga transisi kepemimpinan nasional akan berjalan sesuai harapan tanpa ada gejolak di negeri ini.

“Untuk itu, seharusnya para pemuka masyarakat, pemuka adat dan stakeholder dapat menghimbau pentingnya pelaksanaan Pemilu damai dan cegah terjadinya polarisasi di masyarakat karena persatuan dan kesatuan serta kerukunan di kalangan masyarakat lebih utama,” tuturnya.

“Pada masa kampanye Pemilu saat ini, kami secara organisasi juga telah mengambil sikap untuk netral, baik Pemilu legislatif maupun Pilpres dan menyerahkan pilihan kepada masing-masing anggota, karena kebersamaan, kekeluargaan dan kondusifitas yang paling kami utamakan,” sambung Budi.

“Kami juga akan mendukung pelaksanaan Pemilu berjalan damai, layaknya pesta demokrasi sehingga terpilih pemimpin nasional yang benar-benar diharapkan dan mampu menjawab berbagai tantangan dimasa mendatang,” kuncinya.(*)

Baca juga berita di Google News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *