Camat Sabbang Angkat Bicara Terkait Berita Kerusakan Lapangan Sepak Bola di Wilayahnya

LUWU UTARA, Kapitanews.id – Pemerintah Kecamatan Sabbang, Kabupaten Luwu Utara, menanggapi pemberitaan adanya kondisi badan lapangan sepak bola yang rusak di dalam wilayahnya.

Sebelumnya, telah diketahui bahwa para pemuda di sekitar lapangan sepak bola tersebut yakni di Kelurahan Marobo, Kecamatan Sabbang memberikan keterangan terkait adanya imingan biaya pembenahan lapangan, sebanyak 10 juta rupiah yang akan berbentuk timbunan tanah di badan lapangan.

banner 336x280

Hal itu, bermaksud untuk memberikan perbaikan terhadap fisik lapangan pasca berakhirnya pasar malam yang sempat berlangsung.

Olehnya itu, Camat Sabbang, Sitti Kidar membantah adanya imingan tersebut dan mengonfirmasi bahwa, hanya ada miskomunikasi antara pemuda dengan pemerintah kecamatan.

“Imingan itu tidak ada, hanya saja yang pernah kami sampaikan pada saat rapat pembahasan tentang akan adanya pasar malam di lapangan, ini pasca Covid 19, sebagai salah satu upaya untuk memulihkan perekonomian masyarakat,” kata Sitti Kidar.

“Kami juga menyampaikan bahwa setelah usai nantinya, pelaksana atau pemilik usaha pasar malam itu akan memberikan bantuan material yang akan dipergunakan untuk memperbaiki fisik lapangan dengan melibatkan pemuda pada kegiatan tersebut,” tambahnya.

“Hal ini, disampaikan oleh pelaksana sebelum ia menjalankan usahanya, ia mengatakan, akan memberikan bantuan perbaikan semampunya. Dan pada rapat itu, dihadiri oleh Forkopincam, Lurah Marobo, Tokoh Masyarakat dan keterwakilan dari Tokoh Pemuda,” lanjut Pemerintah Kecamatan Sabbang ini.

Lebih jauh, ia mengatakan bahwa, pada kesempatan itu hingga terjadinya kesalahpahaman diakibatkan oleh kurangnya komunikasi. “Namun saja, keterwakilan pemuda ini, kurang menjalin komunikasi dengan banyak pemuda-pemuda lainnya,” ungkapnya.

Sekaitan dengan hal tersebut, Pemerintah Kecamatan Sabbang bersama dengan Pemerintah Kelurahan Marobo melakukan rapat bersama dengan para pemuda yang telah menyampaikan aspirasinya melalui awak media, guna mengklarifikasi kesalahpahaman yang kian semakin meguak di sosial media.

Pertemuan itu, berlangsung di Kantor Camat Sabbang Kabupaten Luwu Utara, Selasa (10/01/2023) dini hari.

Pada agenda ini, lahir sebuah keputusan yang merupakan hasil pembahasan antara pemerintah setempat bersama dengan pemuda.

Keputusan itu yakni, bersepakat untuk melakukan gotong royong, mengeluarkan sertu di badan lapangan dan akan dilanjutkan pembenahan kembali dengan berbahan tanah.

“Buktinya, apa yang dijanjikan pelaksana kepada kita, sudah ada di lapangan. Akan tetapi, yang datang ini tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan bersama karena yang datang adalah sertu, bukan tanah,” tutur Sitti Kidar.

“Ini akan kita evaluasi, dan akan kita lakukan pembersihan serta pembenahan lapangan,” lanjutnya.

Diketahui, kerja bakti atau gotong royong, akan dilaksanakan pada hari Jumat, 13 Januari 2023 mendatang.

“Kami berharap, ada kedatangan banyak pihak, termasuk warga setempat bersama para pemuda pada saat gotong royong, sesuai waktu yang telah kita jadwalkan yakni, hari Jumat mendatang,” pungkas Camat Sabbang dengan nada harap.

“Perlu betul-betul kita lakukan pembenahan secara bersama-sama supaya bisa terbenahi secepatnya, dan yang paling utama juga adalah pembenahan sampah-sampah yang terlihat berserakan di lapangan, ini sangat penting, karena menyangkut keindahan, kenyamanan serta keamanan pengguna lapangan saat bermain,” jelasnya.

“Dengan penawaran semboyan, Tak Ada Sampah Berserakan,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *