PALOPO, Kapitanews.com – Kehidupan berat yang dijalani Irma, warga Jalan Yogie S Memet, yang masuk kategori miskin ekstrem, mendapat perhatian dari Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palopo.
Pada Senin (9/6/2025), tim Dinsos mengunjungi langsung tempat tinggal Irma yang hanya beralaskan terpal, guna memberikan bantuan darurat dan melakukan asesmen langsung.
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinsos Palopo, Andi Irpandi Yusuf, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyalurkan sejumlah bantuan kepada Irma dan keluarganya.
“Kami telah memberikan bantuan awal berupa kitswer, kasur, kompor, serta kebutuhan pokok lainnya untuk meringankan beban Ibu Irma,” ujarnya.
Meski bantuan awal telah disalurkan, proses pemberian bantuan sosial jangka panjang masih menghadapi kendala administratif.
Menurut Irpandi, nama Irma belum masuk ke Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) karena Kartu Keluarga (KK)-nya masih menumpang pada keluarga lain.
“Jika dokumen kependudukannya sudah diperbaiki, kami akan segera masukkan ke dalam DTKS agar ia dapat menerima bantuan secara berkelanjutan dari pemerintah,” tambahnya.
Lebih menyedihkan, salah satu anak Irma mengalami kondisi gizi buruk, yang memperparah situasi keluarga tersebut.
Saat ini, Irma dan keluarganya telah dipindahkan dan mulai menempati fasilitas Rumah Susun (Rusun) Songka sebagai tempat tinggal yang lebih layak.
Langkah cepat ini merupakan bentuk komitmen pemerintah kota dalam menangani kemiskinan ekstrem dan perlindungan sosial di tingkat akar rumput.
