Dorong Peningkatan Produksi, Pemkab Luwu Bangun Infrastruktur Tambak

BELOPA, Kapitanews.id – Dinas Perikanan Kabupaten Luwu terus mendorong peningkatan produksi perikanan dan budidaya di Kabupaten Luwu.

Berdasarkan data, khusus produksi budidaya tambak di Kabupaten Luwu mencapai 300 ribu ton setiap tahunnya atau 335.501 ton di tahun 2021 kemarin.

banner 336x280

Kepala Dinas Perikanan Baso Mappegau, menyebutkan saat ini luas kawasan tambak di Kabupaten Luwu mencapai 11.538 hektar “Dengan jumlah Rumah Tangkap Perikanan atau RTP, budidaya tambak mencapai 2.633 Kepala Keluarga,” sebutnya.

Sejumlah kebijakan anggaran dilakukan Pemkab Luwu guna mendukung daya dongkrak peningkatan produksi budidaya tambak. Data tahun 2022 menyebutkan, Pemerintah Kabupaten Luwu menggelontorkan sejumlah anggaran untuk pembangunan infrastruktur pendukung ke area tambak.

Diantaranya program pendukung peningkatan produksi tambak di tahun 2022, diantaranya bantuan sarana dan prasarana budidaya, bibit dan pupuk, sebesar Rp1,8 miliar.

Peningkatan infrastruktur area tambak, saluran irigasi tambak dan peningkatan jalan produksi tambak. Bantuan peningkatan budidaya ikan bandang, bantuan bibit dan pupuk dan pakan. Bantuan budidaya udang berupa bibit dan pupuk.

“Produksi tambak di Luwu tahun 2021 mencapai 335.501 ton. Terbesar rumput laut gracilaria mencapai 322.926 ton, emudian Bandeng 9.122 ton dan udang 3.442 ton. Harapan kita, produksi tambak di Luwu meningkat di tahun 2022, bisa mencapai 350 ribu ton bahkan 400 ribu ton,” harapnya.

“Kawasan tambak kita tersebar di 11 kecamatan pesisir di Kabupaten Luwu yakni, Kecamatan Larompong Selatan, Larompong, Suli, Belopa, Belopa Utara, Kamanre, Ponrang Selatan, Kecamatan Ponrang, Bua, Walenrang Timur dan Kecamatan Lamasi Timur. Kecamatan Ponrang Selatan memiliki area tambak terluas 214 hektar,” lanjutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *