Festival Sungai Malili Resmi Dibuka, Banyak Perlombaan Bernuansa Tradisional

Sementara itu, Bupati Lutim juga berharap agar masyarakat menyebarluaskan pamflet ke semua media sosial agar semua masyarakat bisa datang dan merasakan kegiatan yang akan berlangsung selama 5 hari tersebut.

“Saya berpesan juga kepada teman-teman Satpol kerjasama TNI/POLRI, dan Perhubungan untuk mengamankan situasi yang ada di Sungai Malili ini agar bisa dengan nyaman masyarakat untuk menonton. Mudah-mudahan ini bisa mengangkat nama baik Kabupaten Luwu Timur, karena siapa lagi mau berkarya kalau bukan kita,” harap Budiman.

banner 336x280

Sementara Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Parmudora) Lutim, Andi Tabacina Akhmad dalam laporannya mengungkapkan, FSM ini akan dilaksanakan secara sporadis di kelurahan dan desa tepian Malili, dengan harapan agar semakin banyak yang merasakan festival ini, semakin banyak yang terlibat, semakin banyak potensi yang tereksplore, dan semakin mempercepat terwujudnya program yang kami sebut oVioDi-oDioA (One Village One Destination, One Destination One Attraction) menuju Luwu Timur 1001 event.

“Kami berharap kegiatan ini akan menjadi virus baik hati yang akan menularkan semangat berkreasi bagi kecamatan lain, bagi berbagai komunitas, bagi berbagai ekonomi kreatif, sehingga kita akan memiliki lebih dari satu festival karena kita ingin menembus daftar top ten kharisma event nusantara (KEN) yang merupakan program nasional Kemenparekraf, seperti halnya festival F8 di Makassar, Bali Spirit Festival, Aceh Kuliner Festival, kenapa Luwu Timur tidak bisa,” tutup Kadis Parmudora.

Turut hadir pada kesempatan ini, Ketua Komisi I DPRD Lutim, Sekretaris Pengadilan, Sekda Lutim, Camat, Lurah dan Kepala Desa, Tokoh Agama dan Masyarakat, Panitia FSM, dan para peserta lomba

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *