Selain itu, Pemprov Sulsel juga telah memberikan bantuan kepada sejumlah Masjid di Tana Luwu, termasuk rencana pembangunan Masjid Wais Al Qarni di Kota Palopo yang menelan anggaran sebesar Rp13 miliar.

“Tana Luwu terus menjadi prioritas kami sebagai wujud komitmen pembangunan yang berkeadilan, baik di Kota Palopo, Kabupaten Luwu, Kabupaten Luwu Timur, dan Kabupaten Luwu Utara,” tegasnya.

banner 336x280

“Beberapa fokus kita tahun ini, diantaranya pembangunan jalan Ruas Bua – Batas Kabupaten Toraja Utara di Luwu; rekonstruksi jalan Ruas Rantepao – Sa’dan – Batusitanduk di Luwu; rekonstruksi jalan ruas Ussu – Nuha – Beteleme – Batas Prov. Sulteng di Kabupaten Luwu Timur; dan sebagainya,” sebutnya.

Dirinya berharap dengan sinergitas bersama, dapat mewujudkan Tana Luwu untuk lebih baik.

Terkait HJL dan HPRL, dirinya mengaku bangga karena kegiatan ini dilaksanakan secara rutin setiap tahunnya dan oleh 4 daerah di Luwu Raya secara bergantian. “Ini membuat kami sangat bangga. Ini membuktikan kesatuan pemerintah di Tana Luwu sangat bagus begitu pula kecintaannya akan sejarah dan Tana Luwu itu sendiri,” ujarnya.

Diketahui, Hari Jadi Luwu (HJL) ke-755 dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu Ke – 77 dihadiri anlgsung 4 kepala daerah di Luwu Raya, HM Judas Amir, H Basmin Mattayang, Indah Putri Indriani, dan Budiman.

Selain itu, hadir pula anggota DPRD Provinsi Sulsel, dapil Luwu Raya, Husmaruddin, Padriaty, Marjono, Rahmat Kasim, Wahyuddin M Nur, serta Ketua KKLR dan KKLR Provinsi Sulsel. Hadir pula sejumlah Muspida se-Luwu Raya dan anggota DPRD se-Luwu Raya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *