Kompak, Perjuangan Pemekaran Luwu Tak Boleh Vakum, Apalagi Diabaikan

LUWU, Kapitanews.id – Pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Luwu Tengah yang sudah diperjuangkan selama 17 tahun tidak boleh berhenti. Luwu Tengah adalah nafas kemajuan wilayah Walenrang dan Lamasi, sehingga tidak baik membiarkan ada wilayah enclave (pisah dari induk).

“Tak boleh vakum apalagi diabaikan, semua pihak harus menjaga kekompakan mendorong terwujudnya Luwu Tengah. Tidak ada istilah perjuangan kesiangan, apalagi perjuangan mati suri. Yang ada, perjuangan belum usai dan harus dituntaskan,” tegas Listan, Ketua Komite Pembentukan DOB Kabupaten Luwu Tengah (Kompak).

banner 336x280

Terkait Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Luwu bersama pihak Pemda Luwu, Listan berharap upaya tersebut sebagai pembaruan kekuatan mendorong langkah-langkah yang sudah ada.

“Diharapkan DPRD dan Pemkab Luwu membentuk Panja DOB Luteng yang berfungsi mengawal proses pemekaran Luwu Tengah yang sudah ada di Pusat selama ini,” harapnya.

Putra Walmas ini sangat optimis akan pemekaran Luwu Tengah, ia berkeyakinan pemekaran daerah adalah keniscayaan dan yakin akan terwujud seiring kemajuan zaman, kemajuan pembangunan, pertumbuhan penduduk dan pemetaan pelayanan.

“Urusan DOB selebihnya kewenangan pemerintah pusat, sehingga perlu strategi yang berkesinbungan daerah sehingga usaha pemekaran Luwu Tengah yang sudah bergulir selama ini, yang secara administrasi sudah berjalan maksimal dari kabupaten, provinsi sampai pusat, perlu tetap dikawal dan dijaga semangat perjuangannya,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *