Marak Kasus Pencurian di Bua

BUA, Kapitanews.id – Masyarakat di Kecamatan Bua Kabupaten Luwu merasa tidak aman setiap malamnya. Sebulan terakhir, warga resah, dihantui kasus pencurian dan perampokan.

Informasi yang dihimpun, sejumlah kasus pencurian terjadi di beberapa desa. Kasus pencurian motor di Desa Raja, kasus pencurian 100 tabung di Desa Tanarigella, pencurian tabung di Desa Pabbaresseng, pencurian cengkeh di Babakalo, kasus pencuriaan di Desa Lengkong, pencurian tabung dan uang di Desa Puty.

banner 336x280

Reza, warga Desa Tiromanda, menyebutkan kasus pencurian di desa nya mengincar hasil bumi, cengkeh. “Kemarin dulu ada beberapa kejadian di Tiromanda. Pelaku ada beberapa orang, mereka masuk kampung menggunakan mobil. Setelah kejadian, baru masyarakat sadar, mobil asing yang masuk ke kampung ternyata mobil pelaku,” ujarnya.

Pedagang eceran di Desa Puty atas nama Bapak Izam, mengaku baru-baru ini kecurian 2 tabung dan uang. “Kejadian siang hari, pelaku mencuri tabung dan uang,” ujarnya.

Kapolsek Bua, AKP Syarief Sikati, membenarkan maraknya kasus pencurian di Bua akhir-akhir ini. “Memang banyak informasinya, tapi hanya satu kasus yang dilaporkan,” ujarnya.

Kapolsek Bua, menyampaikan pihaknya selama ini tetap aktif melakukan patroli dan terus ditingkatkan sejak adanya beberapa informasi kasus pencurian di Bua.

“Kami sebenarnya cukup aktif melakukan patroli dan terus kami tingkatkan akhir-akhirnya ini. Namun, memang kami terkendala jumlah personil,” ujarnya.

Ia menyebutkan solusi cepat yang akan dilakukan dengan kembali mengaktifkan siskamling di setiap dusun. “Hari ini kami akan koordinasi dengan Pak Camat, agar menginstruksikan kepada seluruh desa kembali aktifkan siskamling di tiap dusun,” ujarnya.

Upaya ini juga disebutkan Kapolsek Bua sebagai bentuk persiapan dan antisipasi kamtibmas jelang pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) februari. 2024.

Baca juga berita di Google News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *