Olehnya itu, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menekankan jangan sampai belanja pegawai kegemukan.

Kondisi tersebut lanjut Tito, juga menunjukan bahwa ASN di Indonesia cukup besar.

banner 336x280

“Artinya apa, kita kebanyak ASN, justeru kenapa kita mau rekrut lagi. Makanya saya minta ke semua Bupati untuk sosialisasi, menyampaikan ke masyarakat, para pencari kerja kita, anak-anak kita, boleh bercita-cita sebagai TNI dan Polri sebagai ASN tapi harus pula didorong berwira usaha agar mampu membuka usaha dan membuka lapangan kerja, karena jangan sampai aparat dan pegawai kita menjadi beban bagi negara,” ungkapnya.

Sementara itu, sekaitan kondisi ekonomi negara, Mendagri menjelaskan, daya beli masyarakat tergantung sebesar besar uang beredar di wilayah itu. Tentu ini didorong oleh banyak nya swasta di daerah selain belanja anggaran pemerintah.

“Harus ada uang beredar agar daya beli masyarakat meningkat, konsumsi masyarakat meningkat dengan demikian pertumbuhan ekonomi bagus,” dorongnya.

Sejalan dengan itu, dengan porsi anggaran ke daerah yang begitu besar, pemerintah juga didorong aktif menjalankan program dan berani dalam berbuat.

“Sisah bagaimana APIP harus kuat di pencegahan dan penyelesaian masalah atau temuan. Kami mohon kepala daerah betul betula manfaatkan Apip ini, tapi Apip ini benar benar harus independen, bukan berarti membatasi kewenangan kepala daerah tapi ini untuk menyelamatkan kepala daerah,” kata Mendagri.

“Saya minta Kapolri dan Kejasaan Agung akan memberikan bimbingan kepada penyelenggara pemerintah, mengedepankan pendampingan, saya hawatir kepala daerah terlalu takut menjalankan program karena takut persoalan hukum sehingga program pembangunan tidak jalan. Ini juga menyebabkan terjadi tumpukan uang. Sekali lagi saya minta daerah aktif jalankan program karena dengan demikian akan mendorong swasta masuk berinvestasi,” tutupnya.

Bupati Luwu, H Basmin Mattayang, mengapresiasi apa yang disampaikan Mendagri beserta dengan saran sarannya. “Kita akan jalankan dan berkolaborasi di daerah,” ujarnya.

Kepala Inspektorat Kabupaten Luwu, Achmad Awwabin, terkait Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) dilaporkan telah menjalankan fungsinya selama ini.

“Sejumlah temuan telah kami upayakan penyelesaian sebelum masuk ke ranah APH. Selain itu, APIP juga bekerjasama dengan Tim TP TGR untuk melakukan tagihan sejumlah temuan,” kuncinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *