PALOPO, Kapitanews.id – Kota Palopo menjadi daerah yang tetap produktif dan kompetitif serta memiliki Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) yang baik meski empat tahun terakhir, 2019 hingga 2022 dilanda pandemic covid 19 dan memberlakukan pembatasan aktivitas masyarakat seperti seluruh daerah lainnya di Indonesia.

Sejak virus corona melanda dunia, waktu tersebut merupakan masa terberat bagi masyarakat, dunia usaha dan pemerintah dalam menghadapi situasi Pandemi Covid-19. Pendekatan pembatasan aktivitas publik dalam berbagai skala demi mencegah penyebaran covid-19, berdampak negatif dengan melambatnya pertumbuhan ekonomi, yang bahkan di beberapa daerah berkontraksi secara negatif.

Penyelenggaraan pelayanan publik pun harus beradaptasi dengan pembatasan interaksi persona hingga adaptasi dengan pola baru yang kemudian kita sebut sebagai New Normal. Permasalahan paling krusial yang dihadapi dalam situasi itu adalah bagaimana berjuang dan mempertahankan kesejahteraan masyarakat.

“Kita bersyukur karena melalui upaya bersama pemerintah dan seluruh elemen masyarakat, sehingga di tahun 2020 yang dapat dinilai sebagai puncak dampak Pandemic Covid-19, khususnya Kota Palopo tetap produktif dan kompetitif, ini diindikasikan antara lain oleh Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) daerah,” ujar Wali Kota Palopo, HM Judas Amir, saat menyampaikan sambutan pada peringatan Hari Jadi Luwu ke-755 dan Hari Perjuangan Rakyat Luwu ke-77, di Lapangan Pancasila, senin, (23/1/2023).