Pemkab Luwu Utara Komitmen Tuntaskan Pembangunan Rumah Korban Banjir di Malangke

LUWU RAYA, Kapitanews.com – Pemerintah Kabupaten Luwu Utara terus mempercepat penyelesaian bantuan Dana Siap Pakai (DSP) stimulan perbaikan rumah bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir pada tahun 2024.

Sebanyak 65 unit rumah yang hingga kini belum rampung ditargetkan bisa selesai seluruhnya pada akhir Mei 2026.

banner 336x280

Komitmen kuat tersebut ditegaskan langsung oleh Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) terkait percepatan penyelesaian bantuan DSP di Aula La Galigo, Kantor Bupati Luwu Utara, pada Senin (04/05/2026).

Dalam arahannya pada rapat tersebut, Bupati melakukan validasi data secara langsung bersama para kepala desa.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa warga yang masuk dalam daftar penerima bantuan perbaikan, namun rumahnya belum selesai dikerjakan, benar-benar terdata dengan akurat, khususnya di wilayah Kecamatan Malangke dan Malangke Barat.

“Saya ingin memastikan data dari BPBD benar-benar sinkron dengan kondisi di lapangan. Kita harus teliti agar penanganan tepat sasaran,” ujar Andi Abdullah Rahim.

Bupati menegaskan bahwa masa pengerjaan yang sedang berjalan saat ini merupakan perpanjangan waktu kedua, sekaligus yang terakhir.

Oleh karena itu, ia meminta seluruh pihak terkait untuk memanfaatkan waktu yang tersisa dengan maksimal agar target penyelesaian dapat tercapai sepenuhnya.

“Ini adalah perpanjangan terakhir. Tidak ada lagi penangguhan. Tugas kita memastikan anggaran terserap 100 persen. Mulai besok, seluruh pihak harus bergerak di lapangan,” tegasnya memberikan instruksi.

Guna mempercepat progres pembangunan fisik hingga tuntas pada akhir Mei 2026, Bupati juga memberikan sejumlah instruksi spesifik kepada jajaran pemerintah kecamatan dan desa.

Ia meminta aparat setempat untuk aktif memfasilitasi kebutuhan material warga melalui koordinasi yang baik dengan penyedia bahan bangunan.

Selain itu, aparat diminta terus mendorong semangat gotong royong di tengah masyarakat, serta memastikan adanya pengawasan ketat dan melekat dari tim teknis BPBD maupun Dinas PUPR.

Lebih lanjut, Bupati menginstruksikan agar laporan perkembangan pekerjaan disampaikan setiap hari. Hal ini bertujuan agar pemerintah daerah dapat memantau langsung progres di lapangan dan segera mengambil langkah taktis apabila ditemukan kendala teknis.

“Saya minta laporan progres mulai besok. Target kita jelas, pembangunan fisik harus tuntas pada Mei dan urusan administrasi dirampungkan pada Juni,” pungkasnya.

Menutup arahannya, Andi Abdullah Rahim menegaskan kembali bahwa bantuan DSP stimulan rumah tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana banjir.

Melalui rakor evaluasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Luwu Utara berharap seluruh hambatan teknis di lapangan dapat segera teratasi, sehingga masyarakat terdampak banjir 2024 dapat segera kembali menempati hunian yang layak, aman, dan nyaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *