Pemkot Palopo Berkomitmen Tingkatkan Literasi Lewat Gedung Perpustakaan Baru

PALOPO, Kapitanews.com – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Palopo, Zulkifli Halid, secara resmi meresmikan Gedung Layanan Perpustakaan Kota Palopo sekaligus membuka ajang Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Kota Palopo Tahun 2026.

Agenda strategis dalam upaya peningkatan literasi daerah ini diselenggarakan pada Sabtu (02/05/2026).

banner 336x280

Gedung Layanan Perpustakaan Kota Palopo kini hadir dengan fasilitas yang jauh lebih modern setelah melalui proses pembangunan dan pengembangan yang signifikan.

Lokasi terbaru beserta layanan yang tersedia dirancang secara khusus untuk meningkatkan budaya literasi masyarakat Palopo melalui akses informasi yang lebih nyaman, ramah, dan lengkap.

Bangunan perpustakaan ini terdiri dari tiga lantai dengan pemisahan fungsi yang terstruktur.

Lantai pertama dikhususkan untuk anak usia sekolah dini, di mana pada area ini disediakan ragam Alat Permainan Edukasi (APE) dan koleksi buku bacaan anak.

Selanjutnya, lantai dua menyediakan koleksi buku bacaan umum untuk semua kalangan.

Sementara itu, lantai tiga difungsikan sebagai area aula, ruang diskusi, dan ruang referensi yang menyimpan koleksi buku-buku langka yang tidak diperkenankan untuk dibawa pulang.

Untuk saat ini, waktu operasional pelayanan perpustakaan masih mengikuti batasan jam kerja kantor.

Namun, ke depannya diharapkan Gedung Layanan Perpustakaan Kota Palopo dapat memperluas layanannya dan beroperasi pada hari libur seperti Sabtu dan Minggu.

Dalam momen peresmian tersebut, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Palopo juga menyelenggarakan Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Kota Palopo Tahun 2026 yang diikuti oleh 80 peserta.

Kompetisi ini mengangkat tema “Kepahlawanan atau Legenda Rakyat Sulawesi Selatan” yang bertujuan untuk meningkatkan minat baca, mengasah kemampuan bertutur, serta memperkenalkan kembali kekayaan cerita rakyat kepada generasi muda.

“Lomba ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat literasi sejak usia dini untuk membangun rasa cinta dari generasi pelajar terhadap budaya kita. Ini penting agar para pelajar bisa lebih fokus pada hal-hal yang positif di tengah gempuran teknologi informasi,” kata Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Palopo, Asnita Darwis.

Senada dengan hal tersebut, Pj Sekda Kota Palopo, Zulkifli Halid, menyampaikan bahwa bertutur merupakan tradisi lisan warisan turun-temurun yang sarat akan kearifan lokal sekaligus menjadi wahana penanaman nilai moral.

“Karena itu, lomba semacam ini sangat penting dijaga kesinambungannya. Bukan saja untuk melatih keberanian, kepercayaan diri, dan kreativitas para pelajar, namun juga menanamkan rasa kecintaan serta kebanggaan pada budaya dan daerah kita,” jelas Zulkifli.

Pada kesempatan itu, Zulkifli juga menegaskan bahwa komitmen Pemerintah Kota Palopo dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dasar bagi masyarakat merupakan program prioritas yang akan terus diperjuangkan.

Terwujudnya kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang baik diyakini akan berdampak signifikan bagi kemajuan serta marwah daerah.

Lebih lanjut, Zulkifli memaparkan bahwa perpustakaan tidak boleh lagi hanya dipandang sebagai tempat tumpukan buku semata. Fasilitas ini harus diposisikan sebagai episentrum pengembangan wawasan, ilmu pengetahuan, penguatan karakter, sekaligus ruang membangun relasi sosial.

“Kepada para ASN dan segenap aparat di lingkup Pemerintah Kota Palopo, saya berharap agar kiranya dapat meluangkan waktu berkunjung dan memanfaatkan perpustakaan ini dengan baik. Langkah ini diharapkan dapat menyugesti masyarakat untuk juga ikut melakukan hal serupa,” harapnya menutup kegiatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *