Keinginan Judas Amir Bangun Lapangan Golf Jadi Sorotan Publik

PALOPO, Kapitanews.id — Penyataan Wali Kota Palopo, HM Judas Amir terkait sejumlah program agar menarik orang datang di Kota Palopo, hal tersebut ia sampaikan saat menjamu Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, di Kawasan objek Wisata Kambo. Rabu (12/10/2022).

“Di Palopo saya laporkan, bagaimana supaya orang-orang yang ada di luar Palopo rajin masuk di Palopo, ada beberapa hal kami ciptakan, termasuk Kambo,” kata Judas Amir saat menyampaikan sambutannya.

banner 336x280

Selain itu, Judas Amir juga berencana akan membuat lapangan golf dengan luas lahan sekitar 30 hektare.

“In Shaa Allah, Pak Menteri Obyek Wisata, di Palopo ini semakin kami gagas, ada tanah sekitar 30 hektare di sini kami akan membuat lapangan golf,” bebernya.

Alih-alih ingin membuat lapangan golf, Pemerintah Kota Palopo juga sudah mengeluarkan pernyataan bahwa tidak ada anggaran penanganan banjir yang terjadi di Kota Palopo, hal tersebut ia sampaikan di ruang musyawarah kantor DPRD Palopo, Selasa, 11 Oktober 2022 kemarin.

Dari pernyataan Walikota Palopo tersbut, sontak mendapat reaksi dari warganet atau netizen, pasalnya, kondisi Kota Palopo yang menjadi langganan banjir saat musim hujan, pemerintah Kota Palopo justru berniat untuk membuat lapangan golf.

“Kasih bagus mi dulu ini Palopo baru bikin yang lain lagi. Karena kalau Palopo musim hujan selalu kebanjiran jadi Carikan mi dulu solusi tentang banjir, kalau sudah rampung masalah banjir dan longsor sama sirkuit balapan, baru ki bikin lapangan golf atau apalah. Yang jelasnya masyarakat itu aman dan tenteram dalam hal kayak begitu, bagaimanakah orang palopo, solusi ji ini bosku,” tulis rion_sk8 dalam kolom komentarnya.

Selain itu, pengguna Instagram lainnya juga ikut berkomentar dan menganggap bahwa rencana pemerintah Kota Palopo untuk membuat lapangan golf tidak memberikan manfaat kepada masyarakat banyak.

“Tidak ada manfaatnya buat masyarakat banyak pak, mending tangani banjir ini dulu pak sebelum ke depannya tidak membesar, contoh DKI Jakarta sampai sekarang permasalahan yang sama ketika musim penghujan datang (banjir),” jelas irsanshaam.

Selain kondisi banjir, warganet juga mengomentari terkait pembangunan Sirkuit Ratona yang sampai saat ini juga belum jelas statusnya.

“Itu mo dulu kota dipikirkan supaya kalau hujan tidak banjir, lapangan golf mau na bikin sedangkan sirkuit saja entah bagaimana mi kabarnya,” sebut risalcip06.

Sementara itu, untuk saat ini beberapa wilayah di Kota Palopo masih dalam kondisi terdampak banjir di antaranya Kelurahan Salubattang, Pentojangan, Sumarambu, Jaya, Batu Walenrang yang ada di Kecamatan Telluwanua, sedangkan longsor terjadi di Kelurahan Battang dan Battang Barat Kecamatan Wara Barat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *