Prioritas RPD 2025-2026, Lapangan Kerja, Kesehatan, Kemiskinan Ekstrem

BELOPA, Kapitanews.id – Forum Konsultasi Publik membahas terkait Rancangan Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Kabupaten Luwu tahun 2025-2026, digelar di Aula Bappelitbangda, Senin, (18/12/2023).

Sekretaris Daerah (Sekda) Luwu, H Sulaiman, membuka kegiatan tersebut, didampingi Kepala Bappelitbangda, Dr Moh Arsal Arsyad, Kepala Bapenda Luwu, Andi Palanggi, dan Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Luwu.

Sekda Luwu, menyampaikan prioritas pembangunan pada RPD Kabupaten Luwu tahun 2025-2026 berfokus kepada beberapa isu sentral. “Yakni, peningkatan dan pemerataan pendapatan masyarakat, peningkatan kesempatan kerja dan lapangan kerja dan berusaha, meningkatkan akses dan kualitas pelayanan publik dan daya saing daerah serta kualitas lingkungan hidup,” sebutnya.

“Perencanaan pembangunan Kabupaten Luwu juga difokuskan pada percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem melalui beberapa program prioritas. Antara lain, peningkatan kualitas pendidikan, melalui peningkatan dan pengembangan SDM, percepatan penghapusan anak tidak sekolah atau anak putus sekolah, peningkatan infrastruktur pendidikan,” sambungnya.

Pemkab Luwu juga akan melakukan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan difokuskan melalui program pengembangan sarana dan prasarana kesehatan, penyediaan jaminan kesehatan masyarakat serta penurunan angka stunting di Kabupaten Luwu.

“Memastikan setiap warga dalam populasi memiliki akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif melalui Universal Health Coverage, Luwu UHC,” ujarnya.

Selanjutnya program peningkatan infrastruktur dasar melalui pembangunan rumah layak huni, peningkatan akses air minum dan sanitasi, serta peningkatan dan pembangunan jalan jembatan dan irigasi, serta ekstensifikasi di bidang pertanian, perikanan, dan peternakan.

Sementara itu, Dr Moh Arsal Arsyad, menambahkan, melihat iklim investasi yang sedang menggeliat di Kabupaten Luwu diharapkan mampu menyerap tenaga kerja serta meningkatkan perputaran ekonomi di masyarakat sehingga dapat menurunkan tingkat kemiskinan, penurunan angka pengangguran serta peningkatan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Luwu.