Program Revegetasi Pembiakan Kultur Organ, Dorong Bangkitnya Jeruk Malangke

LUWU UTARA, Kapitanews.id – Pemerintah Daerah Luwu Utara menjalin kerja sama, dunia usaha dan kreasi reka bersama dengan Universitas Andi Djemma (Unanda) Palopo, Matching Fund 2022, berjudul Revegetasi Jeruk Malangke melalui Pembiakan Kultur Organ (KuOR).

Jalinan Kemitraan terhitung sejak penandatanganan perjanjian kerja sama, telah dilakukan pada bulan September 2022 yang lalu antara Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani dengan Rektor Unanda, Dr. Ir. Annas Boceng, M.Si.

banner 336x280

Terdapat beberapa perencanaan dan perancangan yang akan dilakukan, yakni sosialisasi, pelatihan, dan penyuluhan budidaya jeruk kepada petani jeruk, serta pembiakan dan pengembangan tanaman jeruk dengan Kultur Organ (KuOR) sebagai upaya dalam menindak lanjuti jalinan kerja samanya.

Kepala Bidang (Kabid) Hortikultura, Djalaluddin Dalami, yang mewakili Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Luwu Utara, menyebutkan bahwa ada tiga kelompok tani yang terlibat dalam program ini, yakni Kelompok Tani (Poktan) Mula Gau, Kelompok Tani Labessi-Bessi, dan Kelompok Tani Barca.

“Kita harap 3 kelompok tani tersebut, dapat berkomitmen melakukan pengembangan jeruk di Kecamatan Malangke,” ucap Djalaluddin saat mendampingi Tim Unanda pada Sosialisasi Pengembangan Kembali Jeruk di Kecamatan Malangke yang dilaksanakan pada Sabtu 8 Oktober 2022 yang lalu.

Djalaluddin menyebutkan, terdapat beberapa langkah yang akan dilaksanakan, di antaranya adalah, melakukan pelatihan dan penyuluhan budidaya jeruk kepada petani atau pengomoditi jeruk, serta mengadakan pembibitan tanaman jeruk dengan sistem KuOR sebagai bahan tanaman dan sumber entris.

“Yang terpenting adalah bagaimana keberlanjutannya. Untuk itu, perlu adanya langkah-langkah yang berlanjut dalam penyusunan roadmap sebagai upaya pengembangan jeruk di Malangke dari hulu ke hilir,” tutur Kabid Hultokultura ini.

Adapun tim sosialisasi dari Unanda Palopo, terdiri dari Dr. Naima Haruna, Dr. Ir. Suryanto, Dr. Sukriming Sapareng, Dr. Idawati, Dr. Yasmin Bahtiar, Dr. Hamja Abdul Halid, serta Dr (Cdt) Intisari yang didampingi oleh beberapa PPL setempat.

Sebelumnya, peneliti Unanda, Dr. Taruna Shafa Arsam pengusung program Revegetasi KuOr Jeruk Malangke ini, berharap agar program ini dapat meregenerasi jeruk yang ada di Kecamatan Malangke dengan mendekatkan teknologi.

“Focus Group Discussion (FGD) akan kita lakukan untuk menyusun roadmap pengembangan jeruk Malangke dari hulu ke hilir, sehingga nantinya dapat menjadi dasar Pemda Luwu Utara dalam melakukan pengembangan tanaman jeruk,” kata Taruna.

Sementara itu, Bupati Indah Putri Indriani menyatakan, program ini merupakan langkah yang sangat baik untuk mengembalikan kejayaan jeruk di Kecamatan Malangke. “Saya harap, dalam pelaksanaan program ini, dapat bercermin pada tanaman jeruk di Ehime Jepang sehingga upaya pengembangan jeruk yang ada di Malangke, dapat kembali menjaya seperti sebelumnya,” ucap Indah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *