STQH XXVIII Kabupaten Barru Resmi Dibuka, Pemda Beri Apresiasi untuk Penghafal Al-Qur’an

BARRU, Kapitanews.com – Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) XXVIII Tingkat Kabupaten Barru resmi dibuka pada Jumat malam (07/02) di lantai 6 MPP Baruga Pettu Ada, Kantor Bupati Barru.

Acara ini dihadiri oleh Bupati Barru, Ketua DPRD, Ketua Tim Kerja MTQ dan STQH Provinsi Sulsel, Ketua Komisi Fatwa MUI Kabupaten Barru, Kepala Kemenag Barru beserta jajaran, serta unsur Forkopimda, pimpinan OPD, dan para peserta STQH.

banner 336x280

Dalam sambutannya, Bupati Barru, Suardi Saleh, mengungkapkan rasa bahagianya bisa berada di tengah para alim ulama, penghafal Al-Qur’an, serta peserta STQH.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi agenda rutin dua tahunan yang bertujuan meningkatkan pemahaman, penghayatan, dan pengamalan Al-Qur’an.

“Saya sangat bersyukur di akhir periode jabatan ini masih bisa membersamai bapak ibu sekalian. Saya juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan STQH,” ungkapnya.

“Mulai dari Kemenag Barru, pengurus LPTQ, hingga para camat dan kepala KUA. Pelaksanaan tahun ini menunjukkan progres yang semakin baik,” ujar Bupati,” lanjutnya.

Suradi Saleh, juga menegaskan komitmen Pemda dalam memberikan penghargaan kepada mereka yang berprestasi di bidang keagamaan. Sebagaimana tahun sebelumnya, Pemda telah memberangkatkan umrah bagi 50 orang, yang mayoritas terdiri dari imam masjid, pegawai syara’, dan guru mengaji.

Tahun ini, dua penerima tambahan umrah adalah Naurah Hadijah Rias, juara 1 MTQ Provinsi Sulsel cabang Kaligrafi, serta Ahmad Yusuf Mubarak, mahasiswa terbaik Ma’had Aly DDI Mangkoso.

Selain itu, Bupati Barru mengumumkan pembangunan Masjid Agung Al Barrur yang telah disepakati bersama Ketua MUI Kab. Barru. Ia berharap masjid ini akan menjadi tonggak sejarah dalam upaya membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadits di Kabupaten Barru.

Di akhir sambutannya, Bupati menyampaikan pamit kepada masyarakat Barru seiring berakhirnya masa jabatannya. Ia meminta doa agar diberikan kesehatan untuk terus mengabdi dalam bentuk lain.

Sementara itu, Kepala Kemenag Barru menyampaikan apresiasi kepada Pemda yang terus mendukung kegiatan keagamaan, termasuk STQH. Ia menekankan bahwa STQH tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga evaluasi terhadap pembinaan keagamaan di daerah.

“Ajang ini juga menjadi seleksi bagi perwakilan Kabupaten Barru yang akan bertanding di STQH Tingkat Provinsi Sulsel, yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu kedua April 2025 di Kabupaten Utara. Semoga dari STQH ini lahir peserta terbaik yang dapat membawa nama Barru hingga ke tingkat provinsi,” katanya..

Sekretaris LPTQ Kab. Barru, H Muhlis Hakim, dalam laporannya menyampaikan bahwa STQH tingkat kabupaten akan berlangsung dari 7 hingga 9 Februari 2025.

Pelaksanaan akan tersebar di empat lokasi, yakni Masjid Agung Nurul Iman, Gedung MPP, Aula Kantor Kemenag, dan Mushalla Collieq Pujieq. Tahun ini, STQH diikuti oleh 112 peserta dari tujuh kecamatan serta LPTQ, didukung oleh 50 official, 35 panitia, dan 35 penggembira.

Dengan berlangsungnya STQH XXVIII ini, diharapkan semakin banyak generasi muda yang mencintai, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadits dalam kehidupan sehari-hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *