Warga Terdampak Banjir di Telluwanua Kembali Ancam Blokade Trans Sulawesi

PALOPO, Kapitanews.id — Dua kali penundaan setelah dilakukan upaya mediasi oleh DPRD Kota Palopo untuk mempertemukan warga terdampak bencana banjir di Kecamatan Telluwanua dengan pihak DPRD Provinsi dan pihak Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan dan Jenneberang.

Aliansi Masyarakat Telluwanua akan kembali memblokade jalur Trans Sulawesi, tepatnya di Kelurahan Jaya, Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo, Sulawesi Selatan.

banner 336x280

“Ini tidak main-main, jalur alternatif yang ada di Kelurahan Salubattang dan Kelurahan Sumarambu, dan Kecamatan Telluwanua kota Palopo juga akan di boikot oleh masyarakat,” tegas Awaluddin. Kamis (10/11/22).

Hal tersebut akan dilakukan oleh warga. Pasalnya sudah dua kali penundaan dan mereka merasa dikecewakan untuk bertemu langsung dengan wakil rakyat yang ada di Provinsi.

“Wakil rakyat kami yang ada di Provinsi dan pihak balai sungai kami hanya meminta agar segera mencarikan solusi dan secepatnya dilakukan pengerjaan di sepanjang bantaran Sungai Battang,” ujar Awal.

Sebelumnya, alat yang diturunkan oleh dinas PUPR melalui DPRD dengan dana curung-curung dinilai belum maksimal dan saat ini tak ada lagi pengerjaan yang dilakukan.

“Sebagai warga yang hidup di bantaran sungai kita sudah bersyukur kemarin diturunkan dua alat berat, tapi pengerjaannya di luar dari harapan kita semua,” urai Awal.

Sementara itu, upaya konfirmasi kepada Ketua DPRD Palopo, Nurhaeni terkait alasan penundaan yang dilakukan DPRD Provinsi, tapi belum ada jawaban hingga berita ini dimuat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *