DPRD dan PUPR Bergerak Bersama Keruk Sungai Salubattang

Dalam kesempatan ini, Hasrianto menjelaskan mengenai dampak banjir di Kota Palopo termasuk di Kecamatan Telluwanua, Pemkot Palopo sudah melakukan inventarisir. “Dan semua dan sudah semua kami koordinasikan dengan Balai Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang, karena itu menjadi wilayah kewenangan mereka,” ujarnya.

Meski demikian, Kepala Dinas PUPR Kota Palopo, menjelaskan mereka juga telah mengusulkan sejumlah anggaran untuk penanganan pasca banjir di Telluwanua. ‘Kami tidak ingin membahasakan bahwa anggarannya sudah ada karena ini tahap pengusulan. Kami berharap DPRD setujui,” ujarnya.

banner 336x280

Dalam kesempatan terpisah, terkait anggaran Biaya Tidak Terduga (BTT) Kota Palopo tahun anggaran 2022 sebesar Rp500 juta itu sudah habis. “BTT kita tahun ini sebesar Rp500 juta, itu sudah habis. Tahun 2023, kita usulkan sebesar Rp5 miliar,” tutup Hikma, Kabid Anggaran BPKD Palopo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *