Jelang Ramadhan, Dinsos Palopo Tertibkan Anak Jalanan Demi Keamanan dan Kesejahteraan

PALOPO, Kapitanews.id – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palopo menggelar patroli dan pembinaan bagi anak jalanan di sejumlah titik keramaian.

Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketertiban, keamanan, serta melindungi anak-anak dari risiko eksploitasi dan bahaya di jalanan.

banner 336x280

Kepala Dinas Sosial Kota Palopo, Zulkifli, menjelaskan bahwa patroli dilakukan di lokasi-lokasi strategis, seperti lampu merah, perempatan jalan, serta kawasan pusat aktivitas ekonomi dan sosial.

Tim gabungan dari Dinsos dan aparat terkait menertibkan anak-anak jalanan yang terpantau, lalu membawa mereka ke Rumah Perlindungan Sosial Anak (RPSA) guna dilakukan asesmen lebih lanjut.

“Penertiban ini bukan hanya sekadar mengeluarkan mereka dari jalan, tetapi juga memberi mereka kesempatan untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik melalui pembinaan dan pelatihan,” ujar Zulkifli.

Sebagai bagian dari solusi jangka panjang, Dinsos Kota Palopo mengupayakan berbagai program pembinaan, yakni, memberikan bimbingan dan keterampilan agar anak-anak dapat memiliki keterampilan kerja.

Dinas Sosial juga mengarahkan mereka ke panti sosial bina remaja untuk mendapatkan pendidikan dan pelatihan keterampilan, membantu mereka memperoleh pekerjaan yang lebih layak dan menjauh dari kehidupan jalanan.

Menurut data Kementerian Sosial RI, anak jalanan rentan terhadap eksploitasi ekonomi dan kekerasan. Banyak di antara mereka yang terpaksa bekerja di jalan akibat faktor kemiskinan dan keterbatasan akses pendidikan.

Oleh karena itu, penanganan anak jalanan tidak cukup hanya dengan razia, tetapi juga memerlukan program berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.

Selain penertiban, berbagai kegiatan sosial juga dilakukan dalam menyambut Ramadhan. Komunitas Belajar Sipakainge di SDN 35 Pammanu terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan melalui program bimbingan belajar bagi siswa.

Sementara itu, MGMP Bahasa Inggris Kabupaten Luwu mengadakan workshop bagi para guru guna meningkatkan kualitas pengajaran di daerah tersebut.

Dinsos Kota Palopo juga berkolaborasi dengan Pos Indonesia dalam penyaluran bantuan sosial, baik dalam bentuk sembako maupun Program Keluarga Harapan (PKH), untuk membantu masyarakat prasejahtera di kota ini.

Dinsos Kota Palopo mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya penanganan anak jalanan. Warga yang menemukan kasus eksploitasi anak atau melihat anak-anak yang hidup di jalan dapat melaporkan melalui beberapa saluran berikut.

Datang langsung ke kantor Dinas Sosial Kota Palopo, mengisi kotak pengaduan yang tersedia di Dinas Sosial, melaporkan melalui telepon/WhatsApp atau email resmi Dinsos, menggunakan media sosial untuk menyampaikan informasi atau aduan.

“Kami berharap dengan adanya keterlibatan masyarakat, masalah anak jalanan dapat ditangani secara lebih menyeluruh. Jangan hanya memberi uang di jalan, tapi bantu mereka dengan solusi yang lebih baik,” tambah Zulkifli.

Dengan berbagai upaya ini, diharapkan Kota Palopo dapat menjadi kota yang lebih ramah anak dan memberikan masa depan yang lebih cerah bagi mereka yang sebelumnya hidup di jalanan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *