Kunjungi Kebun Percontohan Jeruk Siam Binaan IKA UNHAS Lutra, Bahtiar Manadjeng: Ber-IKA, Wajib Abdikan Almamater Untuk Masyarakat

LUWU UTARA, Kapitanews.id – Ketua Ikatan Alumni (IKA) Universitas Hasanuddin (UNHAS) Daerah Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Bahtiar Manadjeng melakukan kunjungan ke salah satu Kebun Percontohan Budidaya Jeruk Siam yang merupakan binaan IKA UNHAS Luwu Utara.

Kujungan tersebut, dilakukan di Kebun Percontohan Jeruk Siam yang terletak di Desa Cenning Kecamatan Malangke Barat Kabupaten Luwu Utara, Sabtu (06/01/2023).

banner 336x280

Sekaitan dengan hal ini, Bahtiar mengatakan bahwa IKA UNHAS Luwu Utara, memilih komoditi jeruk siam sebagai salah satu komoditi yang diharapkan bisa berkembang kembali, dan tentunya dapat dibudidayakan secara massive oleh para petani.

Memilih komoditi ini bukan tanpa alasan, lanjut Bahtiar Manadjeng yang juga merupakan Sekretaris Umum Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia (PISPI) BPW Sulawesi Selatan (Sulsel).

“Alasan Pertama, karena nilai ekonomis komoditi ini sangat tinggi, rata-rata produktivitas jeruk siam mencapai 25.000 kg/ha/tahun bahkan lebih,” kata Bahtiar.

“Jika harga per kg sebesar Rp. 7.500 maka petani berpeluang mendapatkan penghasilan sebeser Rp. 187.500.000 /hektar/tahun, ini adalah penghasilan paling besar dibandingkan komoditi kelapa sawit, jagung maupun padi,” tambahnya.

Ia pun menuturkan, alasan bersama pihaknya memilih Kecamatan Malangke dan Malangke Barat sebagai wilayah binaan karena di dua kecamatan tersebut, pernah menjadi sentra Jeruk Siam di Indonesia dengan luas lahan pertanian rakyat mencapai 23.500 hektar pada periode awal 1980 hingga Tahun 2000.

Dua alasan inilah yang membuat Presidium MW KAHMI Sulsel ini, terus memberikan dorongan pengembangan agar komoditi Jeruk Siam, bisa kembali berjaya di tanah kelahirannya itu.

Hal senada juga disampaikan oleh Bapak Hayya, salah seorang pemilik lahan Kebun Contoh Jeruk Siam yang luasnya 0,5 Ha, adalah binaan IKA UNHAS Luwu Utara.

“Jeruk Siam sangat menguntungkan petani sehingga kami berharap, dengan Kebun Contoh ini, Pemerintah melirik daerah kami untuk kembali mendorong pengembangan komoditi yang pernah mengharumkan nama Luwu Utara,” ungkapnya dengan nada harap.

Bahtiar membeberkan, luasan lahan Kebun Percontohan ini yakni 7,5 hektar yang tersebar dibeberapa desa wilayah Malangke dan Malangke Barat.

“Penanaman perdana dilakukan beberapa bulan pasca pelaksanaan MUSDA IKA Unhas Luwu Utara Agustus 2022 yang lalu, penanaman perdana tepatnya 10 Maret 2023,” pungkasnya.

Kegiatan ini bukti nyata pengabdian Alumni UNHAS yang ada di Luwu Utara kepada masyarakat. “Ini adalah implementasi dari Ilmu Amal Padu Mengabdi,” tutup Bahtiar Manadjeng yang akrap disapa Energi Baru Luwu Utara ini.

Baca juga berita di Google News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *