Sajak-Sajak Kematian Yusuf Gerhana

Karya Yusuf Gerhana

Jalan Lain 1

Saya pernah mendengar kalimat bahwa “kita semua adalah pejalan” tanpa terkecuali

Ada pejalan tentu ada jalan, ada jalan tentu ada petunjuk bergantung bagaimana kita memahami dan merepresentasikan suatu petunjuk

Jalan buntu bukan berarti tak ada jalan, sebab jika tak ada jalan maka tak ada pejalan (terhenti)
Apakah memilih berhenti ataukah memilih jalan lain?

(Luwu, 2020)

 

 

Jalan Lain 2

Biarkan semuanya mengalir seperti rintik hujan yang jatuh dari langit (ketinggian) dan mengisi ruang-ruang kosong dalam bumi (kerendahan)

Air hujan yang menetes dari langit sangat bersih, setelah jatuh dari langit akan menjadi kotor tanpa terkecuali dan menyatu dengan yang lain

Jumlahnya tak terhingga tetapi punya satu tujuan dan semuanya memberikan kehidupan bagi bumi

Belajarlah dari ketiganya

Jika engkau berada pada ketinggian (langit) janganlah merendahkan bumi, sebab bumi sudah berada pada kerendahan, tetapi jagalah bumi dengan menabur benih kehidupan (hujan)

Memilih jalan lain bukan tak berjalan dan tak bergerak
Tetapi tetap berjalan pada jalan lain

Jalani jalan yang kautempuh
Jangan sibuk menasdik mereka yang berjalan pada
jalannya karena jalanmu berbeda jalan dengan jalan-Nya untuk sampai pada tujuan

Jadilah pejalan terhormat untuk sampai pada tujuan
Sampai jumpa pada perjumpaan

(Luwu, 2020)